Headlines News :
purbalingga
Home » , » Komunitas LAKARPE Tebar Benih Ikan di Sungai Ranu

Komunitas LAKARPE Tebar Benih Ikan di Sungai Ranu

Written By Kabare Bralink on Wednesday, January 29, 2014 | 6:01 PM

Komunitas LAKARPE Tebar Benih Ikan di Sungai Ranu
KabareBralink - Komunitas pecinta alam Desa Larangan, Karangjoho dan Pengadegan (LAKARPE) Kecamatan Pengadegan menebar benih ikan sebanyak sepuluh ribu ekor ikan. Kegiatan itu dilakukan untuk mejaga kelestarian ikan di Sungai Ranu karena di sungai sudah jarang ditemukan ikan.

LAKARPE membeli  bibit ikan dengan menghimpun dana sebesar Rp.5.585.500 yang berasal dari sumbangan para anggota dan donatur yang dimintai secara sukerala. “Dari hasil uang yang kami kumpulkan, dibelikan ikan sebanyak 200 kg atau kurang lebih sebanyak sepuluh ribu ekor, yang terdiri ikan mujaer sebanyak 84 kg, ikan tawes 47 kg, ikan melem 74 kg” kata Ketua LAKARPE Mistam saat melakukan tebar benih ikan di Sungai  Ranu, Rabu (29/1)

Sekcam Pengadegan Joko Pribowo pada saat membuka acara mengaspresiasi kegiatan yang dilakukan oleh komunitas pencinta alam LAKARPE dalam upaya melestarikan lingkungan melalui mebar benih ikan di Sungai Ranu. Kegiatan ini sebagai upaya membantu pemerataan dalam peningkatan gizi. Dengan panebaran benihikan secara swadaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam konserfasi hayati air.

“Selain kegiatan penebaran benih ikan masyarakat juga diharapkan untuk selalu menjaga sungai dari pencemaran air, pendangkalan sungai  akibat adanya erosi dengan cara melakukan penanaman pohon disekitar sungai. Untuk menambah penghasilan masyarakat juga diharapkan dapat membuat kolam buatan dilingkungan rumah” kata Joko

Kades Pengadegan Supirno dan kades Larangan Sardiman  membenarkan terjadinya kondisi air sungai Ranu sudah terjadi pencemaran, dikarenakan adanya pembuang limbah pabrik aci ke sungai. Limbah pabrik aci seharusnya sudah diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai, sehingga tidak mencemari  sungai. “ Apabila pembuangan limbah ini diteruskan, kami  akan melaporkan ke dinas terait.” kata Supirno.

Sedangkan Kades Karangjoho  Asdi  menyarakan kepada warganya kalau mengambil ikan jangan cara menyetrum atau memakai obat/portas atau sejenisnya karena akan merusak habitat ikan. Ikan akan mati dari yang kecil sampai yang besar. “Kalau mengambil ikan dengan cara manjala atau dengan memancing” pungkas Asdi (Humas-dy)

Kiye kegiatan pemuda sing patut dicontoh.. terusna!
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis