Headlines News :
purbalingga
Home » , » PNS Banyumas Dihimbau 'Ngomong Ngapak'

PNS Banyumas Dihimbau 'Ngomong Ngapak'

Written By Kabare Bralink on Sunday, January 12, 2014 | 8:51 PM

Ngapak (www.ngode.com)
KabareBralink - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengeluarkan Peraturan Bupati tentang penggunaan bahasa Jawa Banyumasan pada 31 Desember 2013. Perbup itu merupakan imbauan kepada seluruh aktifitas pegawai negeri sipil di Kabupaten Banyumas, mulai dari apel pagi sampai pulang kerja, untuk menggunakan Bahasa Jawa logat Banyumasan atau yang dikenal dengan Bahasa Ngapak.

Bupati Banyumas, Achmad Husain, Jumat 10 Januari 2014 mengatakan, kebijakan penggunaan bahasa Jawa Banyumas merupakan upaya pemkab Banyumas dalam melestarikan dan melindungi kearifan lokal, khususnya bahasa Jawa dengan logat ngapak khas Banyumas.

"Ini keprihatinan terhadap nasib bahasa Jawa Banyumas yang belakangan mulai ditinggalkan generasi muda," kata Achmad Husain seperti dikutip dari www.vivanews.com, Minggu (12/06). Menurutnya, anak-anak muda Banyumas saat ini lebih suka menggunakan bahasa Indonesia ketimbang bahasa Jawa Banyumas.

Husain menuturkan, saat ini peraturan tentang penggunaan bahasa Jawa Banyumas baru bersifat imbauan kepada seluruh PNS di Kabupaten Banyumas. Namun kata Husain, tidak menutup kemungkinan kebijakan ini akan diteruskan menjadi peraturan daerah.

"Karena sifatnya masih imbauan, maka kami tidak mengadakan pengawasan secara intensif di lapangan terkait efektifitas peraturan ini," ujarnya.

Kebijakan ini sedianya sudah mulai diterapkan di lingkungan PNS Kabupaten Banyumas. Kamis 9 Januari 2014 kemarin, PNS di Pemkab Banyumas menggelar apel pagi dengan logat Jawa ngapak khas Banyumasan. Suasana apel pagi itu tidak berlangsung khidmat, tapi justru diwarnai gelak tawa.

Terang saja, PNS yang ikut apel langsung tertawa ketika seorang anggota Satpol PP yang ditunjuk menjadi pemimpin apel tiba-tiba memberikan aba-aba tentang kesiapan apel dengan menggunakan bahasa Jawa ngapak Banyumasan. Bagi mereka aba-aba dengan Jawa ngapak terdengar aneh dan lucu.

Peserta apel pagi itu semakin terbahak-bahak saat kepala bagian di lingkungan Pemkab Banyumas memberikan laporan kepada pembina apel yang dipimpin Asisten Bupati Banyumas, Sugeng Hardoyo, juga dengan bahasa Jawa ngapak Banyumasan.

Meski begitu, sejumlah PNS di lingkungan Pemkab Banyumas tetap menyambut baik kebijakan itu sebagai upaya menjaga kearifan lokal. Sekda Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono merespon positif kebijakan menghidupkan kembali bahasa Jawa khas Banyumasan.

"Ini baik untuk menjaga kearifan lokal Banyumas. Karena bahasa Jawa Banyumas sudah mulai terkikis di kalangan generasi muda," kata Wahyu.

Rencananya bahasa Jawa khas Banyumas ini tidak hanya digunakan dalam apel, tapi juga akan digunakan dalam rapat dinas dan komunikasi di ruang kerja PNS se-Kabupaten Banyumas. (Adi)

Banyumas pegawene wis dikon bupatine pada ngomong ngapak. Purbalingga kapan yah?
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis