Headlines News :
purbalingga
Home » , , » Analisis Pilkada Purbalingga : Tasdi-Tiwi Menang Dengan Susah Payah

Analisis Pilkada Purbalingga : Tasdi-Tiwi Menang Dengan Susah Payah

Written By Kabare Bralink on Monday, December 14, 2015 | 2:27 PM



”Koalisi partai pendukung pasangan Tasdi-Tiwi tak solid. Pasangan SUCI nyaris membuat kejutan”

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga telah usai. Alhamdulilah berlangsung aman, lancar dan damai. Setelah pemungutan suara, hasil hitung cepat sudah beredar.  Hasilnya, pasangan  Cabub – Cawabup, Tasdi dan Dyah Hayuning Pratiwi (Tasdi-Tiwi) diprediksi sebagai pemenang pilkada Purbalingga, mereka yang akan menduduki jabatan sebagai R1 dan R2 periode 2016-2021.

Jika melihat peta kekuatan pasangan Tasdi-Tiwi, sebenarnya tidak mengherankan mereka menjadi jawara di Pilkada Purbalingga.  Pasangan Tasdi- Tiwi didukung oleh koalisi gemuk PDI Perjuangan – Gerindra – PKS  - NASDEM, plus PPP dan GOLKAR serta partai-partai kecil seperti PBB, PKPI dan Perindo. Kemudian, Tasdi juga wakil bupati incumbent dan Tiwi adalah putri mantan Bupati Triyono Budi Sasongko yang memiliki masa pendukung cukup banyak di Purbalingga. Kekuatan finansial dan jejaring mereka juga lebih tebal dibandingkan lawannya.

Sementara pasangan Sugeng dan Sucipto atau lebih dikenal dengan SUCI ’hanya’ didukung PKB, Partai Demokrat  dan HANURA. Sugeng juga relatif kurang dikenal di masyarakat. Sementara, Sucipto tokoh tua PDI Perjuangan yang sudah lewat eranya. Mereka pun baru mendaftar di ’injury time’ dan bahkan dicurigai hanya sebagai pasangan pelengkap yang tidak berniat serius terjun di Pilkada atau dalam istilah Purbalingga disebut ’Bagongan’.  Namun, kata Bagongan ini justru menjadi tagline mereka dengan menamakan diri sebagai Pasangan Bagong Suci akronim dari Bakal Njagong Sugeng Sucipto.

Jadi sebenarnya pertarungan yang tak imbang dalam pilkada Purbalingga. Mari kita lihat hitung-hitungan suara diatas kertas dari kedua pasangan tersebut. Modal suara  Tasdi-Tiwi dari partai koalisi berdasarkan perolehan di pemilihan legislatif 2014 hampir tiga kali lipat dari SUCI.  Tasdi-Tiwi didukung PDI Perjuangan 119.367 suara, Partai Gerindra 68.617 suara, PAN 33.452 suara, PKS 38,523 suara dan NASDM 22.208 suara yang jumlahnya sudah mencapai 282.167 suara. Jika ditambah partai-partai yang menyatakan dukungan seperti PPP, Golkar, PKPI, PBB dan Perindo maka suara mereka sudah mencapai lebih dari 300 ribu. Sementara, SUCI didukung PKB 56.240, Partai Demokrat 32.999 dan HANURA 21.632 atau hanya 110.871 suara.

Hasil Quick Count Pilkada Purbalingga (Istimewa)

Jika melihat data tersebut, seharusnya Tasdi-Tiwi menang mudah dalam Pilkada Purbalingga. Akan tetapi, pada kenyataanya pertarungan Pilkada Purbalingga berlangsung cukup alot. Hal itu tercermin berdasarkan hasil hitung cepat yang melaporkan Tasdi Tiwi ’hanya’ meraup suara 228.265 (55 %) dan SUCI 190.277 (45 %).  Jadi, ada sekitar 80 ribu suara dari partai pendukung pasangan Tasdi-Tiwi yang lari. Sebaliknya, SUCI mendapatkan tambahan 80 ribu suara. Selisih suara yang cukup tipis dan pasangan SUCI bisa dibilang hampir saja membuat kejutan.

Dengan demikian, bisa disimpulkan jika sebenarnya koalisi pasangan partai pendukung Tasdi – Tiwi tidak lah solid. Hal itu juga sejalan dengan analisis Yudhia Patriana, Direktur Esekutif Mandat Purbalingga. ”Ada kemungkinan beberapa mesin yang tergabung dalam koalisi Tasdi-Tiwi tidak bekerja dan berjalan secara efektif,” katanya kepada Kabare Bralink.

Pilkada sudah usai. Pasangan SUCI juga sepertinya sudah legowo dengan hasil yang didapatkan. Toh, setidaknya, mereka kalah dengan cukup terhormat. Hasil ini juga mencerminkan bahwa pilkada memang lebih melihat figur dibandingkan dengan partai pendukungnya. Hal ini bisa menjadi pelajaran dan peluang bagi calon alternatif pemimpin Purbalingga untuk mempersiapkan diri pada 2021 mendatang.

Oh ya, angka golput pada pilkada Purbalingga ternyata juga sangat tinggi, mencapai 295.627 suara.  Jauh mengungguli perolehan sang pemenang. Jadi sebenarnya para golput inilah pemenangnya, sayang mereka tak bisa memimpin Purbalingga.

Salam Mendoan 

(Kabare Bralink)
Share this article :

2 comments:

  1. Sing sing golput, mbok kayak kue sedulur?

    ReplyDelete
  2. sing penting PILKADA wis rampung, aman, ora ana rusuh-rusuhan, Salam Hormat buat pasangan No.2 Bagong Suci yang legowo dengan hasil perolehan suara. Anda kalah dengan TERHORMAT.

    ReplyDelete

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis