Headlines News :
purbalingga
Home » , , » Catatan Untuk Kemenangan Tasdi-Tiwi (1)

Catatan Untuk Kemenangan Tasdi-Tiwi (1)

Written By Kabare Bralink on Thursday, December 17, 2015 | 11:40 AM

Pemilihan Umum Kepala Daerah Purbalingga sudah usai. Secara umum, hajatan demokrasi itu berlangsung lancar, aman dan terkendali. Hasilnya, meski belum ditetapkan resmi, pasangan Tasdi –Dyah Hayuning Pratiwi (Tasdi-Tiwi) menjadi pemenangnya.  Wakil bupati incumbent dan putri mantan bupati itu akan duduk sebagai R1 – R2 pada 2016-2021 mendatang.

Analisis Hasil Pilkada Purbalingga sudah kita sajikan secara berseri dan bisa dibaca disini http://www.kabarebralink.com/2015/12/analisis-pilkada-purbalingga-tasdi-tiwi.html dan disini http://www.kabarebralink.com/2015/12/analisis-pilkada-purbalingga-2-tasdi.html

Setelah pertarungan politik usai, kini saatnya bersama membangun Purbalingga tercinta. Ada beberapa catatan kami untuk Tasdi – Tiwi sebagai pemenang Pilkada agar bisa segera memajukan dan mensejahterakan warga ’kota knalpot’ itu sesuai dengan janji kampanyenya.

Pertama, Tasdi-Tiwi harus segera membangun rekonsiliasi dengan rivalnya, yaitu kubu dari pasangan Sugeng Sucipto (SUCI). Seperti diketahui, perebutan pimpinan kepala daerah seringkali menimbulkan friksi antar pendukung, bukan hanya ditingkat elit namun sampai ke akar rumput. Apalagi, pilkada yang hanya diikuti oleh 2 pasangan calon, gesekan akan semakin besar. Oleh karena itu, wajib hukumnya kubu pemenang tidak terlalu jemawa dengan kemenanganya dan segera merangkul pihak yang kalah. Lupakan persaingan, bangkit dan bersama membangun Purbalingga.

Kita patut memberikan apresiasi, kedua pasangan cukup dewasa dalam berpolitik sehingga pasca pilkada Purbalingga tetap kondusif aman dan terkendali.

Catatan kami yang kedua, kemenangan Tasdi-Tiwi diraih dengan dukungan masif dari masa akar rumput di Pedesaan. Bukannya mengabaikan perkotaan, akan tapi Tasdi-Tiwi harus memberikan perhatian lebih ke pedesaan. Apalagi, kantong-kantong kemiskinan memang lebih banyak ada di pedesaan. Sebagai informasi, 31 persen Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Purbalingga ditopang oleh sektor pertanian yang ada di pedesaan. Sektor pertanian masih lebih banyak  menjadi andalan masyarakat Purbalingga dibanding sektor industri, jasa dan lainnya. Artinya, dengan memberikan perhatian lebih kepada perdesaan, sektor pertanian seharusnya juga akan mendapatkan porsi yang lebih besar. 

Jadi, mari bersama membangun desa. Petani Sejahtera, Desa Berdaya, Purbalingga pun akan maju.

Kemudian, PR yang ketiga bagi Tasdi-Tiwi adalah merangkul para birokrat karena merekalah yang akan menjadi garda terdepan untuk melaksanakan program-program pemerintah. Padahal, analisis kami menyebutkan Tasdi-Tiwi tak cukup banyak mendapatkan dukungan kalangan birokrat.  Sudah menjadi pengetahuan umum, para pensiunan pejabat yang dimotori mantan Bupati Sukento (tentu memiliki pendukung di kalangan birokrat) mendukung pasangan SUCI.  Fakta berikutnya, Tasdi-Tiwi juga kalah telak di kantong-kantong hunian PNS.  Tasdi-Tiwi harus melupakan hal ini, tidak mengambil langkah kontra produktif, misalnya, dengan mutasi PNS besar-besaran.  Tasdi-Tiwi harus memperlakukan sama semua PNS, bukan didasarkan pada dukungan politik pada Pilkada kemarin dan seharusnya PNS memang netral.

Selanjutnya, kami berharap pasangan Tasdi-Tiwi segera tancap gas, bekerja keras sehingga bisa merealisasikan semua janji-janji kampanyenya untuk memajukan Purbalingga dan mensejahterakan masyarakatnya. 

Sebagai masyarakat, mari kita kawal mereka. Lupakan persaingan dan perbedaan piliha politik saat Pilkada, dukung jika mereka menjalankan program-program pro rakyat dan kritisi jika mereka melenceng dan tidak menjalankan amanah dengan baik


Salam Mendoan.

(Tim Redaksi Kabare Bralink)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis