Headlines News :
purbalingga
Home » , » Sedulur, Mayuh Pada Dolan Maring Puncak Batur Sing Keren - Bagian 1

Sedulur, Mayuh Pada Dolan Maring Puncak Batur Sing Keren - Bagian 1

Written By Kabare Braling on Monday, January 18, 2016 | 9:29 AM

PURBALINGGA – Gerakan Kelompok Sadar Wisata (PokDarWis) di Purbalingga sangatlah pesat. Terbukti dengan munculnya beberapa desa wisata saat ini, salah satunya Desa Panusupan yang kini terus mempersembahkan wisata alam dengan pesona yang luar biasa.

Pada hari Minggu (17/1) tim Kabare Bralink berkesempatan untuk menikmati objek wisata alam di Desa Panusupan. Sampai di Base Camp PokDarWis pada pukul 10.35 dan bertemu dengan Bapak Yanto Supardi selaku ketua PokDarWis Desa Panusupan. Beliau menuturkan bahwa membangun desa wisata tidaklah mudah. Harus banyak belajar dari desa wisata lain yang telah sukses seperti Dieng misalnya.

Bapak Yanto menjelaskan bahwa di Desa Panusupan sebenarnya ada beberapa objek wisata alam yang potensial untuk dikunjungi. Diantaranya seperti wisata religi Ardi Lawet, Kemudian Wisata Alam Igir Waringin, Bukit Sendaren dan Puncak Batur. Berhubung kami sebagai pendaki pemula, belum terbiasa untuk naik ke puncak, beliau menyarankan untuk menuju Puncak Batur. Untuk harga tiket murah meriah hanya Rp 5.000 per orang. Hari libur atau hari biasa, harganya sama saja. 

Di area parkir Puncak Batur, kami disambut dengan oleh tim Bature Adventure

Sampai di tempat parkir, kami disambut dengan sambutan yang sangat hangat dari warga Dusun Batur. Mereka begitu ramah tamah menyambut para pengunjung wisatawan. Kemudian, kami melanjutkan perjalanan menuju Puncak Batur dengan 3 orang pemandu dari Batur Adventure.
Dalam perjalanan menuju Puncak Batur, banyak dari mereka untuk beristirahat sejenak

Puncak Batur sendiri memiliki 3 pos, setiap pos disediakan tempat duduk untuk beristirahat sejenak untuk menghilangkan rasa capek dan lelah. Namun, rasa lelah itu tidak dimiliki oleh pemandu, karena mereka dalam sehari bisa memandu wisatawan sampai 3 kali dalam sehari untuk naik turun Puncak Batur.
Perjalanan yang sudah mendekati puncak


Rumah jamur, disediakan untuk beristirahat oleh wisatawan. Terletak di pos ke 3 hingga ke Puncak Batur


Di Puncak Batur, kita bisa menikmati udara yang sejuk dengan pemandangan alam yang begitu indahnya. Selain itu, bisa menaiki 'Rumah Pohon Kenangan';

Rumah Pohon Kenangan

Disebut sebagai 'Rumah Pohon Kenangan' karena memiliki kenangan yang tidak bisa dilupukan, yaitu pemandangan yang sangat indah,” ujar salah seorang pemandu wisata yang bernama Wahyu.

Memang waktu di Puncak Batur itu terasa sangat cepat. Tidak terasa hari beranjak sore. Tetapi pengunjung masih asyik menikmati sejuknya alam. Selain itu, mereka masih berdatangan menuju puncak. Padahal, Wisata Alam Puncak Batur ini belum lama diresmikan. Dibangun mulai tanggal 14 Desember 2015, dan diresmikan 10 Januari 2016, namun pengunjung sangat antusias. Hal ini terbukti, daftar kunjungan pada hari biasa mencapai 200 orang, sedangkan pada hari libur dan atau pun minggu seperti kemarin (17/1), pengunjung mencapai 400 orang.

Menurut ketua PokDarWis, Yanto Supardi, pengunjung keseluruhan di Desa Wisata Panusupan mencapai 1.200 orang pada hari libur, dan 900 orang di hari biasa (hari kerja-red). Selain itu, beliau juga mengungkapkan, bahwa pihaknya sangat senang jika ada desa lain yang akan melakukan Study Banding atau pun bertukar pikiran tentang bagaimana cara membangun desa wisata.

Mereka juga sangat menerima kritik dan sara yang tentunya bisa membangun Desa Wisata Panusupan agar lebih baik dari hari ke hari. Dan sebagai informasi tambahan juga, bahwa Puncak Batur dibangun oleh swadaya masyarakat Dusun Batur, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang. Mereka semua bergotong royong tanpa mengenal pamrih, dan yang pada akhirnya membuahkan hasil, mampu menciptakan wisata alam yang mempesona.

Tidak terasa saya begitu menulis tentang pengalaman-pengalaman yang menarik di Puncak Batur. Padahal masih banyak yang saya tuangkan.


Pemandangan dari atas Puncak Batur


Para pemandu dan wisatawan yang ceria


Para pemandu dan wisatawan yang ceria


Salah satu fotografer Puncak Batur yang keren


Aksi anak-anak berfoto ria di Rumah Pohon Kenangan


Aksi anak-anak berfoto ria di Rumah Pohon Kenangan




Corat-coret sebagai tanda kita telah berkunjung ke Puncak Batur


Gunung Sumbul yang terletak di seberang Puncak Batur


Suasana di Puncak Batur


Berselfie ria di Rumah Pohon Kenangan


Kedai kopi yang sederhana namun penuh dengan kebersamaan


Tidak lupa pula kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PokDarWis, Bpk. Yanto Supardi, Uun Noviasih, Bpk. Tarno, kemudian anak-anak Batur Adventure, Mas Wahyu, Rahmat, Mas Kholik, teman-teman saya Mba Mie dan Vety dan semua pihak yang tidak bisa saya ucapkan satu per satu.

Desa Panusupan, sangat luar biasa!


Mayuh, sedulur, pada dolan ming Panusupan, akeh wisata alam sing keren-keren..!




(Kabare Bralink/Ery)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis