Headlines News :
purbalingga
Home » , , » Maen Kie, Lur..! 'Negeri Awan' Di Jembatan Selfie Puncak Sendaren

Maen Kie, Lur..! 'Negeri Awan' Di Jembatan Selfie Puncak Sendaren

Written By Kabare Bralink on Tuesday, February 9, 2016 | 7:36 AM

PURBALINGGA – Tahun Baru Imlek telah menjadi libur nasional. Untuk mengisi liburan, berbagai destinasi wisata pun selalu menjadi andalan pagi bara pecinta traveller. Tidak terkecuali dengan kami. Hari Senin (8/2) kami bertravelling ke Desa Panusupan lagi, bukan maksud tempat wisata lain tidak menarik bagi kami. Tetapi, kami harus mengunjungi objek wisata di sini secara keseluruhan.

Travelling kali ini kami mendaki ke Gunung Sendaren dengan ketinggian 682 MDL (Meter Di Atas Permukaan Laut). Nama Sendaren ini sebelumnya adalah tempat untuk bambu yang dilubangi dan ketika tertiup angin mengeluarkan suara. Sehingga secara turun temurun, penduduk setempat menamakan Puncak ini sebagai 'Gunung Sendaren'.
Curug Kali Mudal di jalan menuju Punak Sendaren
Dengan ditemani dua orang pemandu, Mba Roidah dan Sigit Suherman, kami berangkat menuju Puncak Sendaren. Langkah demi langkah yang kita lalui menujuk Puncak Sendaren begitu mempesona, karena banyaknya mata air jernih yang mengalir, termasuk Curug Kali Mudal. Sambil beristirahat sejenak, sebelum ke Puncak, kita bisa menikmati air terjun ini. Selain itu, perjalanan mendaki dengan udara sejuk tidak cepat membuat lelah. Terlebih, ketika hampir di puncak, banyaknya tanaman Sereh yang menghadirkan aroma terapi, sehingga membuat para pengunjung sangat nyaman dengan udara di sini.

Jalan yang sudah dekat puncak, di pinggirnya terdapat tanaman sereh yang membuat aroma terapi

Sampainya di Puncak, sungguh luar biasa, pemandangan alam di atas Sendaren begitu memukau. Terlebih, ada 'Jembatan Selfie' yang bisa membuat pengunjung ketagihan untuk berfoto di sini. Karenanya di sini bisa melihat gumpalan awan-awan begitu dekat. Dari awan mendung, turun hujan, hingga cerah kembali. Seperti apa yang kami rasakan, menikmati 'Negeri Awan' Di Jembatan Selfie. Bagaimana tidak? Karena sampai di Puncak, kabut tebal turun dan hujan rintik-rintik yang memaksa kami harus berteduh sebentar di tenda penyelenggara.
Detik-detik turun hujan, kabut tebal menyelimuti kami
Kalian juga bisa menikmati 'Susuh Burung' seperti ini :


Bersyukur karena hujan hanya sebentar, kami pun melihat kembali awan cerah dari Puncak Sendaren. Hamparan kehijauan pun tampak dengan sempurnanya. Dan kami semua langsung menyerbu jembatan selfie untuk berfoto-foto. Namun, di sini kita harus mengantri dan dikasih durasi waktu selama lima menit.

Nah, setelah cuaca cerah, maka pemandangan akan sangat luar biasa :


Bagi yang ingin berfoto di jembatan selfie, kita kasih waktu selama lima menit, karena banyak pengunjung yang mengantri. Selain itu, maksimal lima orang yang masuk ke jembatan selfie, ini untuk keamanan,” ungkap Hendra, salah satu pemandu di Puncak Sendaren.

Berbagai gaya dan pose berfoto pun mereka lakukan :


Jadi, tunggu apa lagi? Bagi kalian yang ingin menikmati awan secara dekat? Langsung saja ke Puncak Sendaren, Desa Panusupan. Dan, pesan kami, jangan membuang sampah sembarangan, karena tidak keren kalau nyampah sembarangan.

Untuk koleksi foto lengkap bisa cek Album Puncak Sendaren


(Kabare Bralink/Ery)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis