Headlines News :
purbalingga
Home » , » Purbalingga Juga Memiliki Rider Tangguh Di Usia Muda

Purbalingga Juga Memiliki Rider Tangguh Di Usia Muda

Written By Kabare Bralink on Tuesday, March 22, 2016 | 11:58 AM

PURBALINGGA – Belakangan ini semua gempar karena Rio Haryanto, pembalap asal Solo, Indonesia mampu melakoni debut di F1 meski debut pertamanya tidak finish. Dari hal itu, saat ini dicari anak muda yang potensial dan berbakat di dunia balap baik balapan mobil maupun motor.

Purbalingga boleh berbangga karena memiliki pembalap motor yang sedang ramai dibicarakan, Amos Buana Paksi, remaja yang berusia 18 tahun itu telah mendapatkan 22 trofi kejuaran yang diraihnya, baik kejuaraan lokal, regional bahkan sampai tingkat nasional. Prestasi yang ditorehkan begitu banyak, padahal dia masih duduk di kelas III Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 1, Sekolah Menengah Teknologi Yayasan Pendidikan Teknologi (SMK YPT) 2 Purbalingga.

Ada suatu kebanggan tersendiri bisa berprestasi di cabang olah raga otomotif ini. Semula hanya coba-coba, namun akhirnya saya menyukai olah raga balap motor ini,” ujar Amos ketika ditemui situs hallojateng.com di rumahnya, di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Senin (21/3).

Amos anak kedua dari pasangan Rusmanto Tri Saputro (53, guru SMPN 2 Klampok Banjarnegara) dan Dra. Ida Ratna Purwandari (50, guru SD Kristen Purbalingga ) ini menceritakan, belajar naik sepeda motor sejak SMP, tepatnya di SMP Santo Borromeus Purbalingga.

Saya latihan balapan motor di GOR Goentor Darjono dan GOR Satria Purwokerto, setelah pulang sekolah. Berkali-kali jatuh, kebanting itu sudah biasa. Dan saya selalu mengenakan wearpack dan helm sebagai pelindung badan. Inilah asyiknya menekuni olah raga otomotif ini,” ujar Amos dari team MH-TECH Purbalingga ini.

Meskipun dikenal sebagai pembalap yang tangguh, Amos paling tidak suka balapan liar. Baginya balapan motor merupakan olahraga yang memiliki seni, jadi tidak boleh secara ugal-ugalan di jalan raya.

Amos yang mengidolakan pembalap asal Italia Valentino Rossi ini mengakui, dari 22 trofi yang dikumpulkannya, beberapa trofi yang diraihnya belakangan ini diantarannya Juara 1 Kejurnas Motoprix tahun 2016 pada kelas pemula 110 CC MP4 di Maguwoharjo, Yogyakarta.

Selanjutnya, juara 3 kelas 110 CC MP 2 pada Kejurda Kapolres Cup Kebumen tahun 2015; juara 3 pada Kejurnas Motoprix di Purwokerto tahun 2011 pada kelas 125 CC MP3; juara 1 Motoprix pada Kejurnas di Kebumen pada kelas 125 CC MP2 tahun 2015; juara 1 Klas 110 CC MP5 pada Kejurda di Purworejo tahun 2014, juara 3 kelas 120 CC MP4 pada Kejurnas di Klaten tahun 2014, dan berbagai kejuaraan lainnya yang digelar di Bogor dan berbagai kota lainnya di Pulau Jawa.

Amos mengakui, pernah ikut balap motor Drag Bike juga. “Hanya sekedar hobby saja kalo di Drag Bike,” kata Amos sambil menambahkan saat Drag Bike selalu mengendarai Kawasaki ninja R di kelas Breket 9 detik.

Saat ini, Amos selalu gigih dalam berlatih. Hanya saja, menjelang Ujian nasional ini, Amos mengurangi frekuensi latihan, karena ingin konsentrasi dulu di sekolah.

Mohon doanya, semoga saya bisa sukses di studi dan olahraga balap motor ini,” harap Amos.


(Kabare Bralink/halloapakabar)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis