Headlines News :
purbalingga
Home » » Razia Narkoba 'Dari Tempat Hiburan Hingga Kantor DPRD Purbalingga'

Razia Narkoba 'Dari Tempat Hiburan Hingga Kantor DPRD Purbalingga'

Written By Kabare Bralink on Thursday, March 24, 2016 | 3:03 PM

PURBALINGGA – Narkoba, merupakan musuh besar bagi siapa saja. Karena akibat yang bahaya narkoba sangat mengerikan bagi pecandunya. Sebagai generasi penerus bangsa, haruslah terhidar dari barang haram tersebut. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Purbalingga, Jawa Tengah, melakukan razia di tempat hiburan malam. Ini dilakukan untuk meminimalisir peredaran narkoba yang kian marak di kabupaten tersebut.


Razia dimulai Sabtu (19/3/2016) malam hingga Minggu (20/3/2016) dini hari di dua tempat hiburan malam di Purbalingga. BNN menggeledah badan dan barang bawaan milik pengunjung serta pemandu lagu (PL).

Sesuai yang dipaparkan AKBP Suprinarto selaku ketua Kepala BNN Purbalingga, bahwa ada 38 orang pengunjung dan pemandu lagu di Diva Karaoke dan 12 orang pengunjung dan pemandu lagu di Bintang Karaoke dilakukan pemeriksaan pupil mata dan uji sample urine. Para pengunjung dan pemandu lagu dites urine dengan rapid test narcotics untuk mengetahui ada tidaknya narkoba. Setelah diperiksa, hasilnya disebut negatif alias bersih dari narkoba.

Untuk menekan angka peredaran narkotika, kami meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam menginformasikan kepada BNN maupun pihak kepolisian agar ruang gerak pengedar narkotika dapat diminimalisir,” ujarnya.


Kemudian, pada hari Rabu (23/3) razia pun digelar di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purbalingga. Puluhan anggota DPRD terkejut karena mendadak dites urine oleh BNNusai menggelar rapat pleno Penyerahan Nota Keuangan TA 2015, Rabu (23/3).

Menurut Kepala BNN Purbalingga, AKBP Suprinarto mengatakan dalam sidak tersebut, BNN melakukan uji narkotika melalui pemeriksaan sampel urine dengan rapid test narcotics 5 parameter terhadap 29 anggota DPRD dan 7 pegawai Setwan.

Hasilnya 35 negatif narkotika dan 1 positif pada kandungan BZO,” kata AKBP Suprinarto, Rabu (23/3).

Kemudian, memeriksa lagi yang bersangkutan. Ternyata dia tengah menjalani perawatan medis.

Yang bersangkutan tengah menjalani perawatan dan mengkonsumsi obat jantung dan syaraf,” ujarnya.

Dia berharap, untuk menekan angka peredaran narkotika harus dibarengi dengan dukungan dari semua pihak, oleh karena itu pihaknya terus menyemarakkan gerakan #StopNarkoba harus di-kroyok rame-rame.

Ayo rame rame kita dukung gerakan #StopNarkoba, kita kepung, kita tekan celah masuk narkoba dari semua sisi,” pugnkasnya.


(Kabare Bralik/dtk)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis