Headlines News :
purbalingga
Home » » PGRI Harus Siap Dukung Visi Misi Pemerintah

PGRI Harus Siap Dukung Visi Misi Pemerintah

Written By Kabare Braling on Tuesday, April 5, 2016 | 2:54 PM

PURBALINGGA – Untuk mendukung program-program pemerintah daerah, khsususnya bidang peningkatan sumber daya manusia (SDM), melalui program pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) diminta menjadi pelopor program tersebut. Seiring dengan gerakan revolusi mental Presiden Jokowi, di samping visi misi pemerintah daerah, diharapkan PGRI menjadi pelopor revolusi mental dan ikut mengatasi permasalahan yang dihadapi daerah.

Harapan saya, PGRI juga menjadi pelopor revolusi mental di segala aspek, termasuk bidang peningkatan SDM pendidikan. PGRI juga saya minta ikut mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah,” pinta Bupati Purbalingga Tasdi di Ruang Rapat Bupati, Senin sore (4/4) saat beraudiensi dengan PGRI Kabupaten Purbalingga.

Untuk itu, pihaknya memohon, agar PGRI menjadi pelopor membangun SDM melalui pendidikan. Karena salah satu menurunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Purbalingga, adalah rendahnya tingkat pendidikan atau SDM masyarakat. Menurut bupati, berbagai persoalan yang dihadapi Kabupaten Purbalingga yang berpengaruh terhadap menurunnya IPM ada tiga variabel, diantaranya adalah permasalahan pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

Di bidang kesehatan, angka kematian ibu karena melahirkan di Purbalingga masih tinggi, yang tahun sebelumnya hanya 14 kasus, saat ini menjadi 20 kasus per 1000 kelahiran. Sedangkan angka kematian bayi yang baru dilahirkan angkanya agak menuruun, yang pada tahun 2014 lalu 169 saat ini menjadi 149 per 100.000 kelahiran. Di bidang ekonomi, pendapatan perkapita masyarakat Purbalingga juga masih rendah, yaitu hanya Rp 540.000 perbulan atau 6,3 juta dalam setahun. Dan untuk bidang pendidikan di Purbalingga, rata-rata usia sekolah yang sekolah hanya 7,3 tahun, tingkat buta huruf masyarakat sebesar empat persen dan angka partisipasi kasar (APK) dari jenjang SD, SMP hingga SMA belum ada yang 100 persen.

Hal tersebut, menjadi masalah paling krusial termasuk persoalan pendidikan yang membuat IPM kita melorot,” kata bupati.

Bupati menambahkan, bahwa Purbalingga saat, ini IPM-nya di urutan ke 25 dari 35 kabupaten kota se-Jawa Tengah dari tahun sebelumnya pada posisi 20. Di samping masalah kemiskinan yang sebelumnya 20,35 persen dan pada akhir 2015 turun menjadi 19,75, pengangguran di Purbalingga juga masih relatif tinggi, yaitu 5,72 persen. Sehingga untuk mendongkrak IPM berbagai hal akan dilakukan selama kepemimpinannya bersama wakil bupati kedepan harapannya memfokuskan naiknya IPM naik. Melalui pembangunan infrastruktur fisik mulai dari jalan, jembatan, serta proyek lainnya, selain itu juga bagaimana membangun SDM harus terapkan.


Untuk mendorong visi misi bupati dalam bidang pendidikan, Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga Sarjono menyatakan, pihaknya bersama jajaran PGRI se Purbalingga siap berpartisipasi dan mendukung serta berperan serta mensukseskan visi misi tersebut. Menurutnya, PGRI yang merupakan organisasi profesi guru, sejak awal didirikan komitmen bersama pemerintah dalam rangka mencerdaskan bangsa membangun bangsa membangun NKRI, sehingga kalau NKRI harga mati, PGRI juga harga mati mencerdaskan anak bangsa terhadap NKRI.


Kami siap bermitra dan mendukung visi misi pemerintah daerah serta siap melaksanakan program-program bidang pendidikan,” tuturnya.

Saat ini, anggota PGRI di Purbalingga jumlahnya 6700 orang yang terdiri dari guru TK, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA. Namun jumlah semakin menurun, karena tiap bulan menyusut sekitar 15 sampai 20 anggota karena pensiun.


(Kabare Bralink/Hms)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis