Headlines News :
purbalingga
Home » » Apa yang Dilakukan Gubernur Jateng Saat Berkunjung ke Purbalingga? Cek di Sini

Apa yang Dilakukan Gubernur Jateng Saat Berkunjung ke Purbalingga? Cek di Sini

Written By Kabare Braling on Thursday, May 19, 2016 | 10:08 AM

PURBALINGGA – Hari Rabu (18/5) merupakan hari yang berbeda dan spesial untuk Rumah Sakit Umum Harapan Ibu. Karena, Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah berkunjung ke RSUHI. Selain ke RSUHI, Gubernur Jateng juga meresmikan masjid Nurussalam di Dukuh Pisangbali Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja, Purbalingga.

Sesuai rundown dari protokol provinsi, Pak Gubernur sudah berada di Purbalingga sekira jam 12.00 langsung menuju RSUHI. Setelah acara di RSUHI baru ke Kutabawa. Acara disana sekira jam 14.45,” ujar Kasubag Rumah Tangga dan Protokol pada Bagian Umum Setda Purbalingga Slamet Triyanto.

Menurutnya, kegiatan gubernur di Purbalingga merupakan rangkaian kegiatan roadshow gubernur di dua kabupaten yakni Purbalingga dan Banyumas.

Setelah dari Purbalingga, beliau melanjutkan perjalanan menuju Banyumas,” katanya.

Manajer Humas RSUHI Nurul Hidayah Supriyati menuturkan, kedatangan Gubernur Ganjar di rumah sakit umum milik Yayasan Islam Bani Shobari untuk melihat operasional pelayanan medis RSUHI pada gedung yang baru.

Menurutnya, sejak 11 Mei lalu manajemen RSUHI telah melakukan soft opening dan mengoperasionalkan penggunaan gedung baru di bagian selatan gedung lama tepatnya berada di Jalan Soekarno Hatta.

Kebetulan Pak Gub melakukan kegiatan di Purbalingga. Nanti beliau berkenan meninjau bagian gedung yang pengerjaannya belum seratus persen,” jelasnya.

Kehadiran Gubernur Ganjar yang terkenal sangat merakyat juga akan dimanfaatkan untuk memompa semangat seluruh komponen di RSUHI untuk terus berbenah dalam memberikan pelayanan kesehatan di Purbalingga.

Seperti diketahui, sejak April 2014 lalu, Yayasan Islam Bani Shobari melakukan pengembangan RSUHI menuju rumah sakit tipe B. Pembangunan tahap pertama diawali membangun zona II berupa gedung layanan emergency berlantai empat dengan alokasi anggaran mencapai Rp 24 miliar. Tahap berikutnya zona I dengan merombak total bangunan yang ada sekarang. Total pengembangan direncanakan menghabiskan dana sedikitnya Rp 45 miliar.


Sementara di Kutabawa, Panitia Pembangunan Masjid Nurussalam Abbdul Rouf menuturkan masjid yang diresmikan Gunernur dibangun sejak tiga tahun lalu menghabiskan dana sedikitnya Rp 2,9 miliar. Dana tersebut sebagian besar berasal dari swadaya masyarakat mencapai Rp 2,772 miliar. Sisanya dari donator luar sebanyak Rp 128 juta.


Alhamdulillah setelah dikerjakan tiga tahun tanpa henti, masjid seluas 320 m2 ini dapat selesai,” katanya bersyukur. 
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis