Headlines News :
purbalingga
Home » » Demi Tertibnya Lalu Lintas, Penyandang Disabilitas Diberi Kemudahan Untuk Buat SIM

Demi Tertibnya Lalu Lintas, Penyandang Disabilitas Diberi Kemudahan Untuk Buat SIM

Written By Kabare Bralink on Monday, May 16, 2016 | 10:05 AM

PURBALINGGA - Saat ini, Purbalingga terus memperhatikan penyandang disabilitas. Salah satunya, diluncurkannya Surat Izin Mengemudi D khusus untuk penyangdang disabilitas. Sehingga, di Kabupaten Purbalingga kini tak lagi was-was di jalan raya saat mengendarai sepeda motor modifikasi mereka.

Peluncuran layanan SIM D itu dilaksanakan di Alun Alun Purbalingga, Jumat (13/6) bersamaan dengan sosialisasi dan simulasi ujian praktek. Kegiatan tersebut disaksikan oleh Bupati Purbalingga Tasdi, Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, Kapolres AKBP Anom Setyadji dan forkompinda Purbalingga.

Dengan memiliki SIM D, penyandang disabilitas di Kabupaten Purbalingga saya harapkan bisa lebih tertib dalam berlalu lintas. Dan yang terpenting selalu berhati-hati dan tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku,” kata Bupati Tasdi saat membuka kegiatan itu.

Saat menyerahkan langsung SIM D kepada para penyandang disabilitas, Dia berjanji akan lebih memperhatikan penyandang disabilitas di Kabupaten Purbalingga. Kepada mereka Bupati juga memberikan bantuan uang guna membeli kelengkapan keselamatan berkendara lainnya seperti helm dan jaket.

Kasat Lantas Polres Purbalingga, Iptu Riyatnadi menuturkan, pengadaan SIM D itu untuk mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas. Tujuannya agar penyandang disabilitas dapat berkendara dengan nyaman di jalan raya. Kendati terbatas secara fisik, mereka tetap harus mengikuti ujian Audio Visual (Avis) dan ujian praktik itu.

Memang ada sedikit perbedaan, saat uji praktik, para penyandang disabilitas itu menggunakan kendaraan sepeda motor yang telah dimodifikasi sedemikian rupa, sesuai dengan kebutuhan. Misalnya ada yang cacat pada tangan kanannya. Sepeda motornya dimodifikasi sehingga semua panel berada di stang kiri,” katanya.

Berbeda dengan penyandang disabilitias dengan kondisi kaki yang tidak bisa digunakan secara normal. Sepeda motornya juga dimodifikasi menjadi beroda tiga. Bahkan ada yang dimodifikasi menjadi beroda tiga dengan sejumlah perubahan pada bagian pedal rem.

Para penyandang disabilitas juga harus dipastikan kondisi kesehatannya, yakni tidak mengalami gangguan pendengaran, tidak buta penglihatan dan buta warna. Modifikasi kendaraan juga harus memenuhi kelengkapan keselamatan seperti rem, lampu penerang, dan lampu penanda untuk berbelok.

Masa berlaku SIM D sama seperti surat izin mengemudi lainnya yakni lima tahun, dan wajib diperpanjang secara berkala. Dengan memiliki SIM D, para penyandang disabilitas memiliki legalisasi dan kompetensi mengendarai kendaraan bermotor yang diizinkan oleh negara,” imbuhnya.

Sudah beberapa tahun saya mengendarai sepeda motor, tapi saya belum memiliki SIM. Sekarang, saya bisa berkendara dengan sepeda motor yang sudah dimodifikasi dengan tenang, tanpa takut ada razia polisi lagi,” ujar Surotim salah satu penyandang disabilitas.

Dia juga mendorong penyandang disabilitas lainnya, yang belum memiliki SIM D, untuk mengurus di Satlantas Polres Purbalingga. “Tidak ada lagi alasan penyandang Disabilitas untuk berkendara tidak memiliki SIM. Karena kita ada SIM khusus,” tandasnya.

Ketua Yayasan Pilar Purbalingga menyebutkan, biaya pengurusan SIM D lebih murah dari SIM lainnya, yakni hanya Rp 50 ribu. Perpanjangan SIM D juga hanya dikenai Rp 30 ribu. Masa berlaku SIM D sama seperti surat izin mengemudi lainnya yakni lima tahun, dan wajib diperpanjang secara berkala.

Dengan memiliki SIM D, para penyandang disabilitas memiliki legalisasi dan kompetensi mengendarai kendaraan bermotor yang diizinkan oleh negara, yang diharapkan dapat mendorong mobilisasi para penyandang cacat ini,” tuturnya.

Seperti diketahui, saat ini, tidak sedikit penyandang cacat yang bekerja dengan memanfaatkan kendaraan. Dengan adanya layanan pembuatan SIM D, sangat membantu ruang gerak para difabel untuk beraktifitas.

Nah, kue, sing penyandang disabilitas ben due SIM, masa sing normal ora due? Lirik sapa jajal kie? Hehehehe...


(Kabare Bralink/Humas).
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis