Headlines News :
purbalingga
Home » » Pagelaran Wayang Kulit Turut Meriahkan Peringatan Hardiknas

Pagelaran Wayang Kulit Turut Meriahkan Peringatan Hardiknas

Written By Kabare Braling on Friday, May 6, 2016 | 12:43 PM

PURBALINGGA – Sejatinya bulan Mei merupakan bulan yang spesial bagi pendidikan di Indonesia. Karena tepat di tanggal 2 Mei, setiap tahun negara ini merayakan Hari Pendidikan Nasional yang dahulu digagas oleh Ki Hajar Dewantara. Tak kalah dengan tempat-tempat lain, Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga pun berlangsung meriah. Selain dihadiri Bupati Purbalingga Tasdi, Kepala Dinas Pendidkan (Dindik) Kabupaten Purbalingga Tri Gunawan Setyadi, Inspektur Inspetorat Kabupaten Purbalingga Wahyu Kontardi, Kabag Organisasi dan Kepegawaian Setda Purbalingga Widiyono dan Camat Kejobong Suwardi juga kepala unit pelaksan teknis (UPT) Dindik Kecamatan Kejobong  serta diikuti para pensiunan pegawai Dindik dan masyarakat Kejobong.

Berbagai kegiatan untuk memeriahkan kegiatan tersebut, selain upacara Hardiknas tanggal 2 Mei lalu, kegiatan lainnya adalah donor darah, jalan sehat, kreasi baru Banyumasan siswa SD/SMP/SLTA, dan memberikan bantuan bagi siwa kurang beruntung. Puncaknya adalah pagelaran wayang kulit semalam suntuk bersama dalang Kukuh Bayu Aji serta Bima Seto Aji dihalaman pendapa Kecamatan Kejobong Rabu malam (3/5).

Menurut Ketua Panitia Peringatan Hardiknas Kecamatan Kejobong, Tujiono dalam laporannya menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdinas serta dasar kegiatan adalah, musyawarah MKKS, musyawarah Kepsek dari SD/MISMP se-Kecamatan kejobong. Kegiatan tersebut, bertujuan untuk  menumbuhkembangkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air yang merupakan warisan leluhur para pendiri bangsa.
“Selain itu juga untuk menumbuhkan budaya kerjasama dalam kebersamaan antara peserta didik, guru  dan masyarakat dalam rangka mewujudkan tercapainya pendidkan nasioanl. sebagi sarana untuk beprestasi berkreasi bagi guru dan siswa,” jelasnya.

Bupati Tasdi mengapresiasi kegiatan para insan pendidikan di Kecamatan Kejobong mulai dari UPT Dindik, guru dan siswa yang sudah bergotong royong mempersembahkan tontonan bagi masyarakat. Sehingga atas apa yang dilakukan insan pendidikan berupa darma bakti, kerja keras tidak diragukan lagi untuk berbangsa dan bernegara dalam rangka mencerdaskan anak bangsa.

“Saya  apresiasi sekali kepada  insan-insan pendidikan yang sudah saeyeg saeko proyo, mencerdaskan anak bangsa. Sehingga atas apa yang dilakukan, berupa darma bakti, kerja keras tidak diragukan lagi. Dan melalui pagelaran wayang kulit, yang merupakan ciri khas jati diri bangsa Indonseia yang sudah diakui oleh UNESCO, tidak hanya menjadi tontonan saja, akan tetapi harus mejadi tuntunan bagaimana mengedukasi masyarakaat melalaui wayang kulit, ” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati mengingatkan, tentang hakekat pendidkan, bahwa dengan peringatan hardiknas, para insan pendidik harus banyak bersyukur kepada Tuhan. Selain itu juga harus memaknai peringatan tersebut dengan bersyukur masih bisa mendarmabaktikan pikiran, tenaga untuk bangsa dan masyarakat. Selain itu, pihaknya meminta dukungan dari semua pihak, karena saat telah disusun rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Dalam RPJM tersebut, pihaknya  memprioritaskan bidang pendidikan diprogramkan oleh pemerintah daerah (pemda) lima tahun kedepan.

Sedangkan menyikapi kondisi sosial masyarakat Purbalingga sebagai bahan instropeksi yang terkait dengan pendidkan, masih banyak hal yang harus dilakukan.

“Oleh karena itu, kita tidak akan berhenti menyemangati masyarakat dan anak-anak kita, sesuai dengan nafas daya juang Ki Hajar Dewantara dan mudah-mudahana cita-cita serta harapan beliau bisa diteruskan dan kita wujudkan,” tuturnya.

(Kabare Bralink/Humas)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis