Headlines News :
purbalingga
Home » , , » Puisi : Meringis, Miris dan Mengiris

Puisi : Meringis, Miris dan Mengiris

Written By Kabare Braling on Friday, May 27, 2016 | 12:48 PM

Meringis, Miris dan Mengiris

Oleh : Umi Uswatun Hasanah


Malam...
Aku memang wanita malam, menjalang dalam liar
Ini dunia keras, yang sesekali miris dan mengiris, katanya
Kulihat kanan kiri, muda-mudi berboncengan tiada penutup
Mendekap dengan erat, bersenda–gurau tiada penyaring
Ini malam Minggu, kata mereka nyaring
Ha ha ha... aku ikut tertawa dalam gelap
Penyakit lupaku memang akut
Aku terlalu sibuk belajar berempati
Dalam dunia yang kata mereka keras dan mengiris

Hujan...
Aku menantang hujan
Melantangkan waktu dalam keresahan
Susah
Aku susah sekali berdamai
Berdamai dengan keadaan dan waktu yang melecut dalam siksa
Kulihat bukan hanya jalanan itu yang basah
Tapi pipi perempuan penyembuh lukaku ikut basah

Mama...
Tak perlu khawatirkan aku
Aku kuat juga tak berkarat tuk meminta keadilan
Aku tidak bisu, Mama
Aku juga tidak buta, Mama
Biar anak kecilmu ini melatih para si pembisu tuk berbicara
Biar anak kecilmu ini membelalakan mata para pendongak langit
Kalo perlu, kucongkel mata mereka dari kelopaknya

Ha ha ha...
Aku memang anarkis
Aku memang sudah muak menerima dalam jemu
Tempo lalu keringatku bercucuran,
Sedang mereka berselfie ria dalam keramaian
Sembari berseru ‘sebentar lagi keadilan datang’
Aku meringis, miris dan mengiris



Purbalingga, 22 Mei 2016
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis