Headlines News :
purbalingga
Home » » Meriahnya 'Ngaji Budaya' Bersama Katasapa

Meriahnya 'Ngaji Budaya' Bersama Katasapa

Written By Kabare Braling on Monday, June 27, 2016 | 8:25 AM

PURBALINGGA - Komunitas Teater dan Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga menggelar laku budaya bertajuk 'Ngaji Budaya' di panggung terbuka GOR Mahesa Jenar, Purbalingga, Sabtu (25/6) malam. Kegiatan ini menjadi ajang sua karya para pelaku seni di Purbalingga dan sekitarnya.

Pada malam itu bisa dilihat jika pecinta seni sastra tidak cuma milik sastrawan dan seniman saja, tapi juga dari kalangan lain. Misalnya dari kalangan santri saat Sukhedi yang membaca cerpen berduet dengan sastrawan Ryan Rachman. Gus Basyir yang berorasi budaya dan membaca syair arab yang penuh hikmah. Dari kalangan pendidik, Prasetyo guru SMP 1 Bukateja membawakan geguritan bahasa Jawa dan Haryono Kepala SMP 3 Purbalingga yang berpuisi. Bahkan Kapolsek Kaligondang AKP SS Udiono juga naik panggung berpuisi.


Malam itu juga jadi ajang apresiasi dan ekspresi kembali seni sastra teater yang selama ini sedikit tersumbat bagi sejumlah orang. Buktinya, Dhoni Kurniawan dan Mey Nurlela, dua pembaca puisi hebat ini mengaku setelah 15 tahun lamanya tidak membaca puisi di panggung. Malam itu mereka membaca dengan penuh semangat dan ekspresif.


Harus diakuti bahwa potensi seni yang dimiliki Purbalingga tidak hanya terpusat di kota saja. Sajian tari dari para penari cilik asal Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Egy, Ara, Bila dan Nayla, begitu memukau penonton. Wirama, wiraga dan wirasanya sudah bagus untuk umuran mereka. Kothekan Si Gimbal dari Desa Bokol, Kecamatan Kemangkon yang membawakan musik perkusi dari barang bekas dan teatrikalisasi puisi dan lagu juga mendapat aplaus dari penonton. Tak ketinggalan musikalisasi puisi dari pemuda Desa Prigi Kecamatan Padamara yang tergabung dalam kelompok Nada Sumbang juga ekspresif penampilannya. Tak kalah apik drama satu babak tentang azab orang "pemakan" tanah yang dibawakan Teater Brankas SMA 2 Purbalingga.

Agustav Triono, Sekretaris Katasapa mengatakan, Ngaji Budaya merupakan laku seni khususnya satra dan teater untuk memberikan sumbangan kecil bagi seni ini di Purbalingga. Ia bersama Trisnanto Budidoyo pun tak ketinggalan membaca puisi. Demikian pula dengan Kamuajo yang membawakan musikalisasi puisi.

Saya sangat senang dengan kegiatan Katasapa. Saya akan mencoba membantu memfasilitasi kelompok seni dan budaya dalam berkegiatan. Panggung ini terbuka bagi siapa saja yang hendak berkesenian,” kata Kepala Dinbudparpora, Purbalingga Subeno.

Animo masyarakat terhadap tontonan seni di Purbalingga cukup tinggi, buktinya selama dua kali Katasapa menggelar acara, sejumlah pegiat seni dari luar kota pun ingin menikmati gairah seni di Purbalingga.


(Kabare Bralink/Istimewa)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis