Headlines News :
purbalingga
Home » » SMS Bunda Solusi Untuk Mengurangi Kematian Ibu dan Bayi

SMS Bunda Solusi Untuk Mengurangi Kematian Ibu dan Bayi

Written By Kabare Bralink on Friday, August 12, 2016 | 3:18 PM

PURBALINGGA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang bekerjasama dengan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) menyelenggarakan acara Round Table Discussion dengan kajian diskusi 'Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi' di Jawa Tengah, Kamis (11/8) di Andrawina Convention Centre, Owabong, Kec. Bojongsari.

Acara ini dihadiri oleh organisasi-organisasi wanita yang diantaranya PKK, Dharma Wanita, Aisiyah, Persit, IGTKI Kab. Purbalingga, Bhayangkari, Salimah, Hardi Melati 30 peserta yang menghadiri kegiatan diskusi tersebut. Diskusi tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga Bapak Drs. Djarot Sopan Rijadi yang pada kesempatan kali ini mewakili Bupati Purbalingga.

Bahwa angka kematian ibu melahirkan dan bayi masih cukup tinggi di Purbalingga, sehingga perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menunda pernikahan dini agar mempersiapkan kematangan ibu untuk mengurangi kematian ibu dan bayi” kata Djarot Sopan Rijadi.


Pengoptimalan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang berisi catatan kesehatan ibu hamil sampai bayi lahir, dengan buku KIA ibu punya catatan kesehatan yang lengkap.” jelas narasumber pada round table discussion, Saidah SKEBID.

Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Jhpiego untuk menekan angka kematian ibu dan bayi melalui program sms Bunda. Program sms Bunda merupakan turunan dari buku KIA yang berisi catatan kesehatan ibu hamil dan bayi baru lahir.

Tujuan diadakan SMS Bunda untuk meningkatkan pengetahuan ibu, mengidentifikasi tanda–tanda bahaya selama kehamilan dan nifas, dan dapat mencari pertolongan tepat waktu, serta sebagai pengingat jadwal kunjungan ibu bayi dan imunisasi. Kemudahan SMS Bunda ibu dapat lebih mudah mengakses pemberitahuan setiap dua hari sekali melalui sms.

AJI Semarang dalam kesempatan ini juga bekerjasama dengan Jhpiego mengenai program sms Bunda yang merupakan layanan sms yang memberikan informasi kesehatan bagi ibu hamil sampai anak mencapai usia 2 tahun. Setelah melaksanakan program di 10 kota di Jawa Tengah pada tahun pertama, AJI Semarang di tahun ke 2 kembali mensosialisasikan upaya mengurangi kasus kematian ibu hamil dan bayi di beberapa kota di Jawa Tengah.

Acara round table discussion yang diselenggarakan dimaksudkan agar ibu-ibu yang menjadi penggerak kelompok-kelompoknya mampu mensosialisasikan kembali kepada anggota kelompok di daerahnya masing-masing. Setelah diskusi ini selesai, acara selanjutnya adalah seminar yang akan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat agar program yang diselenggarakan dapat direplikasi dengan member sistem dan software secara gratis untuk dikelola oleh pemerintah. Data yang nantinya didapat oleh GOW akan dihimpun di pusat.

Masalah terbesar dalam melaksanakan program SMS Bunda adalah anggaran, bagaimana pemerintah mampu menganggarkan pulsa untuk kegiatan SMS Bunda. Pada seminar yang akan datang diharapkan Bupati Kab. Purbalingga H.Tasdi, SH.,MM dapat hadir dan mengambil keputusan untuk mengurangi angka kematian ibu hamil dan bayi yang baru lahir.
Harapannya kedepan Bupati, GOW dan Organisasi-Organisasi terkait dapat mengerahkan semua pihak agar dapat mensosialisasikan angka kematian ibu dan bayi baru lahir dapat menurun bahkan hilang di Kabupaten Purbalingga.


(Kabare Bralink/Humas)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis