Headlines News :
purbalingga
Home » » Demi Mendorong Stok Beras Dari Petani, Pemkab Revisi Perda Puspahastama

Demi Mendorong Stok Beras Dari Petani, Pemkab Revisi Perda Puspahastama

Written By Kabare Braling on Thursday, September 29, 2016 | 12:42 PM

PURBALINGGA – Permasalahan klasik petani di setiap musim panen, yaitu anjloknya harga gabah. Untuk itu, hal itu harus ada solusi dan cara mengatasi masalahnya. Hal tersebut disampaikan pada saat merancang revisi Peraturan Daerah Perusahaan Daerah Puspahastama.

Hal tersebut disampaikan petani Desa Gemuruh saat Bupati Tasdi dan Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi beserta Komandan Kodim 0702 Purbalingga Dedi Safrudin berrsama jajaran pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) terkait saat acara panen raya dan tanam padi serta pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara, Selasa (27/9).


Dalam permintaanya, petani meminta agar Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk membuat terobosan agar dapat mengatasi anjloknya harga jual gabah yang terjadi setiap musim panen raya.

Terobosan solusi tersebut dinilai mendesak untuk melindungi petani dari kerugian,” kata Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Gemuruh Kecamatan Padamara Ismanto.

Ismanto menambahkan, selama ini petani di desa Gemuruh lebih memilih menjual gabahnya kepada tengkulak daripada menjualke Bulog. Ismanto menjelaskan, menjual gabah ke tengkulak dinilai lebih mudah sebab gabah dapat dijual langsung setelah panen tanpa dikeringkan terlebih dahulu.

Menjual gabah ke Bulog itu ribet karena gabah yang dijual ke Bulog harus gabah kering giling, diukur kadar air dan diperhatikan kualitas gabah. Sekarang harga gabah yang dijualke tengkulak sekitar Rp 3.600 per kilogram,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Purbalingga Tasdi menjelaskan, dirinya bersama Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi terus berkomitmen membangun ekonomi kerakyatan salah satunya dengan mengevaluasi seluruh Perusahaan Daerah di Kabupaten Purbalingga, termasuk PD Puspahastama yang memiliki fungsi diantaranya menampung serta menyerap hasil-hasil pertanian utama.

Saat ini kami sedang merancang revisi perda Puspahastama salah satunya kedepan didorong agar menyetok beras dengan membeli padi kepada kelompok tani di Purbalingga,” jelasnya.

(Kabare Bralink/Humas)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis