Headlines News :
purbalingga
Home » » Makam, Jadi Tempat KKN Mahasiswa Kedokteran UGM

Makam, Jadi Tempat KKN Mahasiswa Kedokteran UGM

Written By Kabare Bralink on Thursday, October 6, 2016 | 10:53 AM

PURBALINGGA – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dari Fakultas Kedokteran melaksnakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Rembang Purbalingga. Serah terima mahasiswa KKN oleh Dosen Pembimbing Lapangan Ahmadi, SKP. M.Kos. mewakili Rektor UGM kepada Bupati Purbalingga pada Rabu siang (05/10) bertempat di SDN 1 Makam Kecamatan Rembang.

Ahmadi menyerahkan 25 mahasiswa KKN kepada Bupati Purbalingga Tasdi yang hadir didampingi Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga setelah sebelumnya melaksanakan tutup tanam padi ditempat yang sama.

Mahasiswa yang melaksanakan KKN, sambung Ahmadi seharusnya sejumlah 26 tetapi 1 orang mengajukan cuti, dan 25 mahasiswa tersebut terdiri dari 8 laki-laki dan 17 perempuan yang semuanya dari Fakultas Kedokteran dan telah lulus sarjana dan sedang mengambil profesi. Untuk pelaksanaan KKN akan dilaksanakan di Desa Makam selama 2 bulan dari mulai Oktober 2016 sampai dengan November 2016.


Walaupun sudah sarjana, tetapi mereka masih belajar, maka kami mohon saran dan masukannya, dan tegurlah apabila mereka melakukan kesalahan,” katanya.
Dalam sambutannya Bupati berharap mahasiswa UGM yang melaksanakan KKN di Desa Makam memberikan pencerahan dan penyuluhan terutama ikut serta berkontribusi mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat sesuai visi Kabupaten Purbalingga 2016-2021.

Saya harap persoalan-persoalan kesehatan khususnya di Kecamatan Rembang mendapatkan pencerahan dari mahasiswa yang KKN sehingga terasa manfaatnya bagi masyarakat,” kata Bupati Tasdi.

Selanjutnya Bupati Tasdi berharap kerjasama yang baik dengan UGM dalam rangka mengatasi persoalan pengadaan dokter dan tenaga kesehatan lainnya di Purbalingga. Bupati Tasdi mewacanakan nantinya akan membiayai anak-anak yang berprestasi terutama dari keluarga kurang mampu untuk kuliah kedokteran di UGM sehingga 5 sampai 7 tahun kedepan Purbalingga mampu mengatasi permasalahan kekurangan tenaga medis.

Dengan adanya KKN di Kecamatan Rembang saya sangat mengapresiasi, semoga mampu memotivasi anak-anak berprestasi khususnya di Kecamatan Rembang ini untuk mengikuti jejak mahasiswa yang KKN menjadi dokter,” kata Bupati Tasdi.


(Kabare Bralink/Humas)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis