Headlines News :
purbalingga
Home » » Diguyur Hujan Terus, Kini Jalur Alternatif Bedagas - Wlahar Ikutan Amblas

Diguyur Hujan Terus, Kini Jalur Alternatif Bedagas - Wlahar Ikutan Amblas

Written By Kabare Bralink on Friday, January 27, 2017 | 8:47 AM

PURBALINGGA – Jalur jalan antar wilayah kecamatan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Pengadegan dengan Kecamatan Rembang, tepatnya di Desa Wlahar, Kecamatan Rembang mengalami amblas sepanjang kurang lebih 30 meter. Jalur jalan itu pernah dibuat bronjong pada tahun 2016 lalu, namun akibat hujan yang turun terus menerus mengakibatkan tanah labil dan longsor.Jalur tersebut sangat sempit dan kendaraan roda empat nyaris tidak bisa melaluinya.

Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE, B.Econ yang meninjau lokasi tersebut mengatakan, jalan yang menghubungkan Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan dengan Desa Wlahar, Kecamatan Rembang, merupakan jalan aspal yang sudah mulus. Jalur itu menunjang perekonomian warga baik untuk mengangkut hasil bumi maupun untuk sarana bepergian warga. Amblasnya jalur tersebut sering membuat pengguna kendaraan roda empat terjebak, karena tidak ada penanda pengalihan jalur.


Kalau kendaraan besar seperti truk, jelas tidak mungkin bisa melewatinya. Kendaraan kecil roda empat saja harus bersusah payah melewatinya. Saya meminta camat di wilayah Pengadegan dan camat Rembang untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat agar memberikan rambu-rambu soal informasi amblasnya jalan,” kata Wabup Dyah Tiwi.

Kendaraan dinas wakil bupati dan sejumlah kendaraan dibelakangnya juga harus ekstra hati-hati saat melewati jalur tersebut. Meski laju kendaraan sudah mengambil sisi kanan, namun jarak roda kiri dengan jalan yang amblas hanya sekitar 5 – 10 centimeter. “Jika salah sedikit mengendalikan kendaraan, roda bisa terperosok,” kata Iwan, sopir kendaraan dinas R 2 C.

Camat Rembang Drs Suroto, M.Si mengungkapkan, jalan yang amblas itu sudah diperbaiki dengan membuat bronjong pada tahun 2016. Namun, karena kondisi tanah yang labil, maka jalan kembali amblas. Kondisi bronjong justru ikut bergeser dan amblas. “Kami akan segera mengkoordinasikan kondisi jalan ini dengan Dinas pekerjaan Umum dan BPBD (Badan Penanggulangan dan bencana Daerah) Purbalingga,” kata Suroto.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis