Headlines News :
purbalingga
Home » » Perajin Masih Kewalahan Dalam Memasok Batik Motif Goa Lawa

Perajin Masih Kewalahan Dalam Memasok Batik Motif Goa Lawa

Written By Kabare Braling on Wednesday, January 18, 2017 | 1:38 PM

PURBALINGGA – Perajin batik Purbalingga belum siap memasok batik motif Goa Lawa dalam jumlah banyak dan harga terjangkau. Saat ini memang sudah ada perajin yang menjual batik motif tersebut, namun masih berupa batik tulis asli dan harganya antara Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu. Belum adanya pasokan tersebut membuat para ASN (Aparatur Sipil Negara) di jajaran pemkab Purbalingga yang diwajibkan mengenakan motif batik itu kesulitan mendapat batik motif itu dengan harga terjangkau.

Ada 185 motif batik Goa Lawa yang mengikuti lomba batik beberapa waktu lalu. Dari jumlah itu terpilih enam terbaik. Dan dari enam motif batik, hanya ada empat motif yang bisa dibuat model batik cap. Tidak semua motif batik bisa diproduksi dengan model cap. Motif batik cap ini yang nantinya akan dijual dengan kisaran harga Rp 100 ribu sampai Rp 125 ribu,” kata Kepala Bidang Usaha Kecil Mikro (UKM) pada Dinas Koperasi dan UKM Purbalingga, Istriyati, S.Sos, M.Si, Selasa (17/1).


Istriyati mengakui, dengan kebijakan Pemkab yang mewajibkan ASN mengenakan batik motif Goa Lawa setiap hari Kamis, disambut baik oleh para perajin bati di sjeumlah sentra batik. Setidaknya 10 sentra batik siap memproduksi batik motif obyek wisata andalan di Purbalingga itu.

Kendala yang dihadapi perajin, saat ini motif batik Goa Lawa yang diproduksi baru berupa batik tulis. Batik yang cap dengan harga terjangkau belum ada,” kata Istriyati.
Istriyati mengatakan, pihaknya tengah mempercepat bantuan peralatan untuk memproduksi batik cap agar para perajin segera memproduksi. Hal ini dengan pertimbangan kemampuan ASN berbeda-beda. Istriyati memperkirakan, batik cap dengan kisaran harga Rp 100 ribu hingga Rp 125 ribu bisa dijangkau kalangan ASN.
Sementara itu Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, SE, B.Econ mengatakan, kebijakan Pemkab Purbalingga yang mewajibkan ASN mengenakan batik motif Goa Lawa harus ditangkap peluangnya dengan baik oleh para perajin.

Jangan sampai peluang ini justru diambil oleh para perajin besar di luar Purbalingga. Dinas Koperasi UKM harus memfasilitasi perajin batik Purbalingga dan memberikan kesempatan mereka untuk memproduksi batik motif ini,” pinta Wabup Dyah Hayuning Pratiwi.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis