Headlines News :
purbalingga
Home » » Proyek Besar Hadir di 2017, Hingga Rumput Sintetis untuk Alun-alun

Proyek Besar Hadir di 2017, Hingga Rumput Sintetis untuk Alun-alun

Written By Kabare Braling on Tuesday, January 31, 2017 | 9:28 AM

PURBALINGGA - Empat bangunan gedung yang menelan dana cukup besar akan dibangun pada tahun anggaran 2017 ini. Proyek terbesar yang digarap yakni bangunan gedung Islamic center di Jalan Soekarno – Hatta yang menelan biaya Rp 15 miliar. Bangunan gedung ini masuk dalam lingkup kegiatan keciptakaryaan dibawah kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Total anggaran kegiatan keciptakaryaan yang dibiayai dari APBD kabupaten tahun ini hampir mencapai Rp 50 miliar.

Kepala DPUPR Purbalingga, Ir Setiyadi, M.Si mengungkapkan, selain gedung Islamic Center, sejumlah bangunan lain yang akan digarap adalah gedung DPRD di Jalan S Parman dengan anggaran Rp 10 miliar, kemudian kantor Kecamatan Rembang di kompleks Monumen Tempat Lahir Jenderal Soedirman senilai Rp 6,3 miliar, kantor Kecamatan Kota Purbalingga di Jalan S Parman Rp 4,9 miliar. Kantor kecamatan kota dipindah dari lokasi sekarang ke sebelah PDAM atau satu kompleks dengan gedung DPRD.

PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) juga akan membangun gedung sendiri di sebelah gedung DPRD. Diantara dua bangunan ini akan dibuat jalan selebar 12 meter menembus jalan Cahyana. Jalur jalan baru ini nantinya menjadi jalur ke lokasi PKL center,” kata Setiyadi, Minggu (29/1).

Selain sejumlah bangunan gedung itu, kegiatan keciptakaryaan yang akan digarap yakni revitalisasi alun-alun dengan anggaran Rp 3,5 miliar, renovasi gedung atap Setda senilai Rp 2,1 miliar, pembangunan jaringan air bersih Kutabawa Rp 2,9 miliar, pembangunan tahap II Dindukcapil dan Dinsos Rp 1,8 miliar, penataan lingkungan kantor DPUPR senilai Rp 850 juta, pembangunan tugu batas kabupaten di Desa Karangreja senilai Rp 750 juta, rehab pendopo Kecamatan Karangreja Rp 500 juta, pembangunan jaringan air bersih Desa Purbasari Rp 400 juta, dan sejumlah kegiatan lain.

Kegiatan keciptakaryaan yang dikelola DPUPR tahun ini mencapai Rp 49,3 miliar,” kata Setiyadi.
Sementara itu Bupati Purbalingga Tasdi, SH, MM mengatakan, pihaknya akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) di pusat kota dan di sekitar alun-alun. Nantinya PKL akan dipindahkan ke PKL center antara Jalan S Parman dan Jalan Cahyana Baru. Dengan penataan PKL ini, di alun-alun dan sejumlah tempat di pusat kota tidak ada PKL lagi. Sedang untuk penataan alun-alun, Tasdi menginginkan seperti alun-alun di Bandung. Alun-alun menjadi ruang terbuka yang digunakan untuk rekreasi keluarga.

Rumput alun-alun nantinya dibuat dari rumput buatan, sehingga terkesan asri seperti di Bandung,” kata Tasdi.

Dibagian lain, Tasdi juga berencana memperluas akses pintu masuk RSUD Goeteng Tarunadibrata. Akses dan pintu utama nantinya akan berada di Jalan AW Soemarmo. Kantor eks Dinas Perikanan hingga puskesmas kota yang lebarnya 124 meter nantinya akan jadi pintu masuk RSUD.

Pintu masuk dibuat besar dan ditata yang asri. Disekitar pintu masuk itu akan dibuat hotel untuk khusus para penunggu pasien rumah sakit atau pasien yang harus menjalani berobat jalan tanpa harus pulang ke rumah dulu,” katanya.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis