Headlines News :
purbalingga
Home » » Pasca Longsor, 59 KK Diminta Lebih Waspada

Pasca Longsor, 59 KK Diminta Lebih Waspada

Written By Kabare Bralink on Wednesday, February 22, 2017 | 11:24 AM

PURBALINGGA – 59 warga yang bermukim disekitar lokasi bencana tanah longsor di dusun Karangwuni desa Sirau Kecamatan karangmoncol, Purbalingga diminta waspada bila terjadi hujan lebat. Warga juga diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika diminta oleh kepala desa atau tim tanggap bencana.

Yang kita tangani bukan saja yang terkena dampak langsung tanah longsor, namun 59 KK yang ada bagian atas lokasi bencana juga harus diperhatikan. Kalau hujan lebat, Pak Kades harus bergerak dan segera mengajak warganya untuk mengungsi,” kata Bupati Purbalingga Tasdi, saat meninjau bencana tanah longsor di dusun Karangwuni Desa Sirau Kecamatan Karangmoncol, Selasa (21/2).

Terjadinya musibah tanah longsor dibarengi banjir bandang yang menyeret dan menghilangkan rumah milik Sugiyanto (45) dan Teguh (30) akan ditindaklanjuti dengan kajian geologi apakah lokasi longsor masih dapat digunakan untuk pemukiman atau tidak. Kajian tersebut tidak hanya untuk lokasi longsor di Sirau saja namun juga untuk lokasi lain yang berpotensi timbul tanah longsor.

Yang akan dilakukan pertama adalah mendatangkan alat berat untuk menyingkirkan tanah longsoran yang ada di jalan sehingga memperlancar arus lalu lintas. Kalau mungkin besok (hari ini-red) sudah ada dilokasi longsor,” katanya.

Dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Desa dan jajaranya, Camat dan seluruh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat bergerak cepat dalam mengatasi bencana tanah longsor Sirau. Tasdi bersyukur karena bencana yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwa.

Soal dua KK korban yang rumahnya hilang, nanti penangannya menunggu hasil kajian geologi. Yang penting manusianya diamankan dulu,” jelasnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Purbalingga Satya Giri Podo menuturkan, longsor di Dusun Karangwuni, Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, terjadi pada Minggu (19/2) petang sekitar pukul 18.00, mengakibatkan dua rumah hilang. Masing-masing rumah dihuni empat jiwa.

Material longsoran juga menimbun tiga unit sepeda motor dan satu kandang ayam milik Darsono (45), warga setempat. Longsoran juga menimbun sawah warga. Jalan utama penghubung Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol dan Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu juga putus total karena tertutup longsoran tanah. Beruntung saat kejadian penghuni rumah sudah mengungsi, sehingga tidak ada korban jiwa.

Penanganan yang sifatnya darurat, sudah kita sampaikan kebutuhan pokok berupa makanan. Kemudian tikar, Mie instan, beras dan sebagainya,” katanya.

Penanganan darurat yang lain, pihaknya sudah menghimbau kepada warga yang dimungkinkan terdampak longsor ini, apabila intensitas hujan tinggi bersedia untuk diungsikan ditempat yang aman.

Lokasi pengungsian ditunjuk oleh kepala desa dan sudah kita rekomendasikan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi Ketua DPRD Tongat, Komandan Kodim 0702 Purbalingga Letkol Kav Dedi Safrudin dan pejabat pemda lainnya, menyerahkan secara simbolis bantuan kedaruratan kepada warga terdampak bencana.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis