Headlines News :
purbalingga
Home » » Pemda Beri Janji untuk Bantu Bangun Klinik Nurul Barokah Beji

Pemda Beri Janji untuk Bantu Bangun Klinik Nurul Barokah Beji

Written By Kabare Bralink on Wednesday, February 8, 2017 | 10:19 AM

PURBALINGGA - Pondok Yatim Piatu dan Dhuafa dan Perpustakaan Umum Pondok Pesantren Nurul Barokah di Desa Beji Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga, diresmikan Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM, Sabtu siang (04/02). Menempati areal seluas 2 hektar, pondok dan perpustakaan umum pondok pesantren Nurul Barokah yang digagas oleh Triyono Budi Sasongko (mantan Bupati Purbalingga –red), bersama keluarga besar Sosro Diharjo dan keluarga besar R. Subagyo melengkapi gedung pondok pesantren Nurul Barokah yang diasuh KH. Muh. Syafi’i Abror.

Dalam sambutannya, KH. Muh. Syafi’i Abror menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Sosro Diharjo dan keluarga besar R. Subagyo khususnya kepada bapak TBS yang telah mengembangkan ponpes Nurul Barokah dan sampai saat ini ponpes Nurul Barokah telah menyelenggarakan pendidikan dari mulai tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) bahkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Ke depan, saya berkeinginan membangun klinik kesehatan karena hal itu merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kami warga ponpes dan juga masyarakat sekitarnya,” kata KH. Syafi’i Abror.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Purbalingga Tasdi di sela-sela sambutannya mengatakan bahwa dirinya telah berembug dengan Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi untuk membantu pembangunan kllinik ponpes Nurul Barokah dari dana pribadinya. Menurutnya, ini adalah sebagai penghormatan kepada para kesepuhan atas suri tauladannya membangun pondok Yatim Piatu dan Dhuafa dan perpustakaan umum ponpes Nurul Barokah.

Saya dan Wakil Bupati akan bantu mewujudkan klinik disini, dan saya jamin anggarannya tidak akan mengambil dari anggaran pemerintahan, murni dari kami pribadi,” kata Bupati Tasdi.

Bupati Tasdi sangat mengapresiasi terwujudnya pondok Yatim Piatu dan Dhuafa dan perpustakaan umum ponpes Nurul Barokah dan menyampaikan bahwa inspirasi dari bapak TBS beserta keluarga besarnya untuk dijadikan tauladan dalam rangka membangun masyarakat Purbalingga yang berakhlakul karimah.

Hal ini dapat kita jadikan koreksi, terutama kepada diri kita sendiri dulu, apa yang telah kita berikan untuk kemaslahatan umat, karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi yang lainnya,” kata Bupati Tasdi.

Pondok Yatim Piatu dan Dhuafa Nurul Barokah terdiri dari bangunan seluas 273 m2, halaman paving 570 m2, halaman rumput 250 m2 dan lapangan sepak takraw 84 m2. Pondok sebagai sarana asrama bagi santri yatim piatu dan dhuafa memiliki tiga ruangan berupa dua ruangan asrama dengan tempat tidur 50 santri dan satu ruangan pertemuan. Pondok tersebut dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang cukup lengkap.

Sedangkan Perpustakaan Umum Nurul Barokah seluas 76 m2 merupakan bantuan dari Yayasan Baitul Maal (YBM BRI) dengan fasilitas rak buku, meja kursi dan lebih dari 2.300 koleksi buku. Kedua bangunan itu merupakan bantuan atau wakaf dari lembaga dan masyarakat Purbalingga yang dimotori oleh keluarga besar Sosro Diharjo dan R. Subagyo.

TBS dan keluarga besarnya juga akan menanggung operasional asrama yatim piatu dan dhuafa. Sekaligus mengajak masyarakat yang lain untuk bersama berkegiatan sosial dengan Ponpes Nurul Barokah,” ujar dr. H. Hendro Budi Hartono, wakil keluarga besar TBS.

Kedepan, Ponpes Nurul Barokah berencana membangun gapura pondok, poliklinik serta pengembangan ruang kelas dan laboratorium.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis