Headlines News :
purbalingga
Home » » Bupati Tegaskan, Subuh Berjamaah Keliling Bukan Gerakan Politik

Bupati Tegaskan, Subuh Berjamaah Keliling Bukan Gerakan Politik

Written By Kabare Braling on Friday, March 17, 2017 | 12:49 PM

PURBALINGGA – Gerakan Subuh Berjamaah Keliling yang digalakan sejak kepemimpinan Bupati H Tasdi, SH, MM dan Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi bukan gerakan politik praktis. Namun gerakan kecil subuh berjamaah ini merupakan gerakan untuk mengubah mainset dan kedisiplinan penyelenggara pemerintahan dan masyarakat.

Kita tegaskan bahwa gerakan subuh berjamaah keliling bukan bermotif politik. Kita ingin membangun ukuwah dan kebersamaan antara umaro, ulama dan umat. Kalau ada yang beranggapan subuh berjamaah bermotif politik, itu anggapan orang yang tidak mau melihat orang lain melakukan kebaikan,” kata Bupati Tasdi saat melaksanakan Subuh Berjamaah Keliling di Masjid Jami At Taqwa desa Nangkod Kecamatan Kejobong, Rabu (15/3).

Dirinya bersama Wakil Bupati Tiwi berkomitmen akan terus menggerakan peningkatan keimanan dan kebersamaan melalui Gerakan Subuh Berjamaah Keliling. Saat ini, lanjut Bupati, efek baik dari kegiatan Subuh Berjamaah Keliling sudah mulai kita rasakan dengan bergeliatnya kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan selama tahun pertama 2016 lalu. Kalau pada 2015 sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD Purbalingga hampir Rp 300 miliar, sekarang tinggal separuhnya yakni hanya Rp 160 miliar.

Pada 2016, gara-gara kita melaksanakan subuh berjamaah keliling terus maka berefek pada kerja aparatur Pemda menjadi bagus, tidak ada proyek putus kontrak, semua selesai pada 2016. Ini efeknya disitu, dari hal kecil berefek kepada hal-hal besar. Jadi bukan karena bupati pamer atau memiliki motif politik,” tandasnya.

Pada ksempatan tersebut, selain melaksanakan salat subuh berjamaah, Bupati juga menyerahkan bantuan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat. Diantaranya, pemberian beras @5 Kg untuk 300 rumah tangga miskin (RTM), pemberian empat buah kursi roda, bingkisan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Purbalingga, Pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita kurang gizi serta pemberian laptop untuk pemerintah desa Nangkod.

Rombongan Bupati dan Wakil Bupati selanjutnya melaksanakan kegiatan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa itu, yakni di rumah Ribut warga RT 01/RW 02, Rimin RT 02/ RW 01, Adi Suprianto RT 03/RW 06 dan Hadi Wasono RT 01/ RW 07. Kegiatan Rehab RTLH di desa Nangkod didukung oleh Baznas Purbalingga, PMI Kabupaten Purbalingga, Paguyuban Pengusaha SPBU, dan Paguyuban Agen LPG 3 Kg. Masing-masing memberikan bantuan rehab RTLH Rp 10 juta.

Rehab RTLH juga dilaksanakan di Desa Wirasaba Kecamatan Bukateja sebagai realisasi pelaksanaan rehab RTLH dari bantuan CSR PT Sun Chang Purbalingga untuk empat warga di komplek Pangkalan Udara Jenderal Besar Soedirman. Bantuan rehab diperuntukan bagi keluarga Sutarno, Sanbadri dan Yastari semuanya warga RT 1/ RW 5 dan Turidi RT 2/RW 4 desa Wirasaba.

Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati juga melakukan peletakan batu pertama rehabilitasi Masjid Darul Mutakin Desa Karangcengis dan meresmikan operasionalisasi wisata petik buah Botania Garden atau Bogar Fresh N Nature desa Karangcengis, Bukateja.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis