Headlines News :
purbalingga
Home » » Kurang Disiplin, ASN di Purbalingga Ditekankan untuk Memiliki Budaya Malu

Kurang Disiplin, ASN di Purbalingga Ditekankan untuk Memiliki Budaya Malu

Written By Kabare Bralink on Thursday, March 23, 2017 | 7:32 AM

PURBALINGGA – Untuk meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga berharap, agar sepuluh budaya malu diimplementasikan

Saya minta semua ASN dilingkungan sekretariat daerah wajib membaca dan mengimplementasikan 10 budaya malu, hal ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kedisiplinan ASN,”ujar Sekda Kabupaten Purbalingga Wahyu Kontardi pada apel pagi di halaman Setda Purbalingga Rabu (22/3).

Kesepuluh budaya malu tersebut sambung Wahyu Kontardi, antara lain ASN harus malu sering terlambat masuk kantor, tidak ikut apel, sering tidak masuk kerja tanpa alasan dan sering minta izin tidak masuk kerja,serta bekerja tanpa program juga pulang sebelum waktunya.

Disamping itu, sepuluh budaya malu lainnya adalah sering meninggalkan meja kerja tanpa alasan penting, bekerja tanpa pertanggungjawaban, serta pekerjaan terbengkalai dan berpakaian seragam tidak rapi juga tanpa atribut lengkap,”jelasnya.

Wahyu Kontardi mengatakan, bahwa sepuluh budaya malu yang diberitakan di media massa sering tidak dihiraukan oleh oknum ASN, seperti datang pagi hari hanya untuk absen lalu pergi tanpa keterangan dan pada jam pulang kantor absen kembali. Ada juga yang datang absen serta mengikuti apel pagi, namun menjelang siang meninggalkan meja kerja tanpa keterangan yang jelas.

Selain itu, dalam pemberitaan di koran-koran ada juga ASN dalam bekerja tanpa adanya sebuah program serta pertanggungjawaban, untuk itu, seorang ASN harus malu kalau sampai melakukan itu semua,”ujarnya.

Wahyu berharap, bahwa untuk ASN dilingkungan Pemkab Purbalingga, jangan sampai melakukan hal-hal tercela atau melakukan sepuluh budaya malu tersebu. Namun untuk hal-hal mendesak, seperti keluarga ada yang sakit atau keperluan mendesak lainnnya bagi ASN masih ada kebijakkan untuk meminta ijin kepada atasannya, dengan catatan tidak dijadikan alasan untuk sering minta ijin.

Bupati Purbalingga Tasdi dalam, amanat apel pagi sebelumnya mengatakan, bahwa kegiatan apel pagi yang sudah setahun dilakukan bersama Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi ke semua Organiasi Perangkat Daerah (OPD) dan lingkungan Setda Purbalingga sudah membuahkan hasil. Dari hasil laporan semua Kepala Bagian (Kabag) di Setda hampir 100 persen ASN di setda hadir kecuali untuk petugas yang melakukan dinas dalam berupa pelayanan serta petugas kebersihan.

Saya yakin untuk pelaksanaan apel pagi PNS di Setda sudah tidak ada lagi masalah lagi, terkecuali untuk mereka yang dinas dalam berupa pelayanan kegiatan dilingkungan pendopo dan petugas kebersihan memang dituntut bekerja dilapangan,”ujarnya.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis