Headlines News :
purbalingga
Home » » Tanggulangi Pendistribusian Pupuk yang Kurang Tepat, Pemprov Jateng Luncurkan Kartu Tani

Tanggulangi Pendistribusian Pupuk yang Kurang Tepat, Pemprov Jateng Luncurkan Kartu Tani

Written By Kabare Bralink on Wednesday, March 8, 2017 | 11:38 AM

PURBALINGGA - Sebagai implementasi program unggulan Jawa Tengah pada RPJMD Jateng 2013-2018 dan untuk mengantisipasi serta meminimalisir permasalahan pendistribusian pupuk. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng meluncurkan Kartu Tani. Langkah ini ditempuh Pemprov Jateng demi terwujudnya distribusi pupuk ke petani sesuai asas 6 tepat yaitu tepat jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu dan harga.

Selama ini distribusi pupuk ke petani, khususnya di Jateng, masih saja terkendala banyak permasalahan, belum tepat sasaran, belum tepat waktu dan juga jumlah yang masih belum jelas. Hal itu disampaikan Peni Rahayu, Kepala Biro Infrastruktur dan SDA Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah pada kegiatan sosialisasi mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi melalui SINPI (Sistem Informasi Pertanian Indonesia), di Pendapa Dipokusumo, Selasa (07/03).

Untuk mengantisipasi permasalahan pada enam asas tepat itu, kami luncurkan kartu tani yang langkah awalnya adalah memperbaharui data base petani, disamping sebagai upaya modernisasi petani di Jateng,” kata Peni.

Peni menjelaskan, kartu tani bisa dimiliki petani yang tergabung dalam kelompok tani dan telah diusulkan untuk memperoleh pupuk bersubsidi melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disahkan Kepala Desa/Lurah dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan petani tersebut melakukan usaha tani sub sektor tanaman pangan, perkebunan, holtikultura maupun peternakan dengan luasan lahan maksimal 2 (dua) hektar.

Pemutakhiran data base petani sangat penting, karena dibutuhkan Pemerintah untuk memajukan sektor pertanian karena akan mempermudah untuk merancang jenis tanaman pangan, sebaran, waktu tanam dan proses pasca panen,” kata Peni.

Grand design pelaksanaan program kartu tani ini, lanjut Peni, telah dilaksanakan mulai tahun 2015 di Kabupaten Batang, dilanjutkan tahun 2016 di 15 Kabupaten sedangkan Kabupaten Purbalingga beserta 12 Kabupaten lainnya di tahun 2017.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Tasdi, dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Wahyu Kontardi menyampaikan apresiasinya dan berharap peluncuran kartu tani di Kabupaten Purbalingga dapat dilaksanakan dengan baik untuk mendapatkan data base petani di Purbalingga secara tepat dan akurat.

Semoga proses pendataan, validasi data pertanian sampai dengan kartu tani sampai ditangan para petani akan berjalan sukses, sehingga distribusi pupuk di Purbalingga tidak ada penyimpangan, tepat sasaran sesuai asas 6 tepat dan petani Purbalingga akan semakin sejahtera,” kata Bupati Tasdi.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis