Headlines News :
purbalingga
Home » » Ternyata, Dana APBD Tahun 2016 Masih Tersisa Rp 160 M

Ternyata, Dana APBD Tahun 2016 Masih Tersisa Rp 160 M

Written By Kabare Bralink on Friday, March 17, 2017 | 9:54 AM

PURBALINGGA – Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 mencapai Rp.160.212.926.153,-. Jumlah ini jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan SILPA Tahun Anggaran 2015 yang tercatat sebesar Rp. 264.427.219.476,-.

Dengan Silpa yang semakin kecil menunjukkan bahwa alokasi anggaran kegiatan yang telah terpasang dalam APBD Tahun Anggaran 2016 dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan pembangunan yang direncanakan dapat dilaksanakan pada tahun berjalan,” kata Bupati Purbalingga Tasdi, SH, MM, Selasa (14/3).

Tasdi mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan keterangan pertanggungjawaban tahun 2016 pada sidang paripurna DPRD, Rabu (15/3) ini. Terkait dengan Laporan Keuangan Daerah (LKD) Kabupaten Purbalingga Tahun Anggaran 2016, posisinya pada saat ini masih dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Namun demikian, lanjut Tasdi, secara garis besar, struktur APBD Kabupaten Purbalingga Tahun 2016 kondisi unaudited dari sisi pendapatan ditargetkan sebesar Rp.1.846.792.383.000,- dengan tingkat realisasi mencapai Rp.1.746.205.014.807,- atau 94,55 persen. Pendapatan ini terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan target sebesar Rp.218.382.360.000,- dapat terealisasi sebesar Rp.251.785.983.722,- atau 115,30 persen.

Kemudian hasil retribusi daerah dengan target sebesar Rp.36.501.485.000,- mampu terealisasi sebesar Rp.37.889.851.580,- atau 103,80 persen. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan yang merupakan bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik daerah (BUMD) dengan target sebesar Rp.13.859.891.000,-, mampu terealisasi Rp.13.868.135.734,- atau 100,06 persen. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah, dengan target sebesar Rp.131.727.070.000,- dan mampu terealisasi sebesar Rp.156.446.099.519,- atau 118,77 persen.

Dana Perimbangan yang ditargetkan sebesar Rp.1.270.384.508.000,- dan mampu terealisasi Rp.1.175.813.221.860,- atau 92,56 persen. Sedang lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah, ditargetkan sebesar Rp.358.025.515.000,- terealisasi Rp.318.605.809.225,- atau 88,99 persen,” rinci Tasdi.

Tasdi mengatakan, dalam hal belanja daerah ditetapkan sebesar Rp.2.087.360.380.000,-, sedangkan realisasi yang dicapai sebesar Rp.1.813.162.137.468,- atau 86,86 persen. Rinciannya untuk Belanja Tidak Langsung, yang terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Bunga, Belanja Subsidi, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa, Belanja Bantuan Keuangan dan Belanja Tidak Terduga ditetapkan sebesar Rp.1.218.546.595.000,- dengan realisasi belanja sebesar Rp.1.097.942.181.244,- atau 90,10 persen. Sedang Belanja Langsung, ditetapkan sebesar Rp. 868.813.785.000,- dan terealisasi sebesar Rp.715.219.956.224,- atau 82,32 persen.

Penerimaan Pembiayaan dianggarkan sebesar Rp.279.427.219.000,- dan terealisasi sebesar Rp. 264.440.627.926,- atau 94,64 persen, sedangkan Pengeluaran Pembiayaan Daerah, dari anggaran sebesar Rp. 38.859.222.000,- terealisasi sebesar Rp.37.270.579.112,- atau 95,91 persen,” rincinya.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis