Headlines News :
purbalingga
Home » » Purbalingga Masih Kekurangan Guru Profesional

Purbalingga Masih Kekurangan Guru Profesional

Written By Kabare Bralink on Friday, April 28, 2017 | 1:20 PM

PURBALINGGA – Persoalan dunia pendidikan yang sampi saat ini belum terselesaikan dengan tuntas menuntut seorang guru untuk lebih profesional dalam menjalankan profesinya. Guru mempunyai peranan dan kedudukan di dalam keseluruhan proses pendidikan bahkan dalam kontribusinya membangun masyarakat.

Bupati Purbalingga, Tasdi mengatakan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Purbalingga yang menempati posisi ke 27 dari 35 kabupaten/kota salah satunya dipengaruhi oleh masalah pendidikan. Dengan adanya seminar pendidikan bertajuk 'Kiat Menjadi Guru Profesional' Tasdi berharap para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dapat membantu mengentaskan masalah pendidikan.

Saya berharap dengan kehadiran para guru di seminar pendidikan ini dapat membantu memecahkan solusi permasalahan pendidikan,” kata Tasdi saat membuka Seminar Pendidikan di Aula PGRI Kabupaten Purbalingga, Kamis (27/4).

Di sisi lain Tasdi mengatakan komponen pendidikan harus didukung dengan aparatur yang handal dan profesional termasuk para guru yang profesional. Hal tersebut selaras dengan misi Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, imbuhnya yakni bagaimana mewujudkan perilaku yang profesional, efektif, bersih dan demokratis serta bagaimana membangun manusia melalui peningkatan sumber daya manusia, pendidikan dan kesehatan.

Ini selaras dengan misi kami, satu diantaranya membangun manusia melalui peningkatan sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan serta bagaimana mewujudkan perilaku yang profesional, efektif, bersih dan demokratis,” ujarnya.

Oleh karenanya, salah satu faktor penunjang pendidikan melalui seminar pendidikan tersebut, Bupati meminta kepada pembicara untuk dapat mengupas tuntas kiat menjadi guru profesional dari segala aspek. Baik dari aspek pengetahuan, keahlian, dan juga perilaku, tambahnya.

Bagaimana kita menjadi guru yang profesional dari aspek knowledgenya, skillnya, maupun attitudenya,” jelas Tasdi.

Dibutuhkan sinergitas dari seluruh pihak, khususnya peranan para guru yang profesional untuk berkontribusi mengentaskan persoalan yang ada. Apresiasi juga diberikan Tasdi kepada para guru yang telah mengabdikan diri hingga ke pelosok desa di seluruh wilayah Purbalingga. Selain itu apresiasi juga diberikan atas dedikasi para guru dalam Uji Kompetensi Guru (UKG) yang menempati peringkat ke 7 dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah.

Saya sangat gembira sekali ketika mendengar hasil Uji Kompetensi Guru yang menduduki peringkat ke tujuh se-Jawa Tengah,” ungkap Tasdi.

Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga, Sarjono menjelaskan seminar pendidikan digelar dalam rangka menyemarakan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2017. Seminar diselenggarakan dengan tujuan memberikan tambahan pengetahuan pada anggota PGRI di Kabupaten Purbalingga. Seminar juga dimaksudkan untuk meningkatkan semangat dan profesionalisme guru dalam rangka ikut serta menyukseskan program pendidikan dan pembangunan di Kabupaten Purbalingga.

Seminar diselenggarakan dalam rangka menyukseskan program pendidikan dan pembangunan di Purbalingga secara umum,” jelas Sarjono.

Pembicara seminar pendidikan yakni Prof. Dr. Tukiran Taniredja, M.M Guru Besar Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Peserta seminar sebanyak 725 yang dari jajaran guru dan pengawas SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se Kabupaten Purbalingga, serta UPT Pendidikan se Kabupaten Purbalingga, pungkasnya.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis