Headlines News :
purbalingga
Home » » Untuk Pertama Kalinya, SMA N 1 Kutasari Ikut Lomba Perpustakaan Tingkat Jawa Tengah

Untuk Pertama Kalinya, SMA N 1 Kutasari Ikut Lomba Perpustakaan Tingkat Jawa Tengah

Written By Kabare Bralink on Friday, April 28, 2017 | 2:13 PM

PURBALINGGA - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kutasari untuk pertama kalinya mengikuti lomba perpustakaan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Hasil seleksi instrumen yang dilengkapi dengan provil perpustakaan sekolah, menempatkan SMAN 1 Kutasari masuk 6 besar tingkat Jawa Tengah, sehingga mendapatkan kehormatan untuk diverifikasi dari Tim Penilai Provinsi.

Pustakawan Tingkat Jawa Tengah, Tri Murti mengatakan masuknya Purbalingga dalam nominasi merupakan hal yang sangat baik untuk membangun dan mengembangkan minat baca siswa. Purbalingga diverifikasi bersama Kabupaten Sragen, Temanggung, Tegal, Kebumen dan Wonosobo.

"Ada beberapa indikator penilaian, antara lain gedung, perabot, angaran, koleksi buku, kerjasama, koleksi buku, serta sumber daya manusianya. Selain Perpustakaan SMA N 1 Kutasari sebagai katagori sekolah, Purbalingga juga mewakilkan Perpustakaan Desa Lamuk untuk katagori desa,” katanya.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpus), Suparso mengatakan dengan masuknya SMAN 1 Kutasari pada lomba perpustakaan tingkat Jawa Tengah dapat menjadi motivator bagi sekolah-sekolah di Purbalingga untuk lebih menggiatkan dan mengembangkan kembali perpustakaannya. Pengembangan perpustakaan masalah penambahan koleksi buku saja namun sudah melalui pengembangan aplikasi di perpustakaan.

Seperti e-book, hootspot area, penataan gedung perustakaan serta digitalisasi dalam pelayanan perpustakaan dapat menjadi solusi mempercepat pengembangan minat baca para siswa,” katanya.

Sampai saat ini, tambah Suparso perpustakaan daerah Purbalingga mempunyai 640.000 koleksi buku dengan 30.000 judul buku. Untuk menambah minat baca masyarakat khususnya di organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Arpus juga telah melakukan kerjasama dengan beberapa OPD dengan program pojok baca di masing-masing OPD, yakni dengan cara barter pinjam buku.

Minat baca juga mempengaruhi karakter manusia, antara yang suka membaca dan yang tidak suka membaca, kami punya moto sedikit bicara banyak baca,” katanya Kepala SMA 1 Kutasari, Kuat Ristianto merasa terhormat dan bangga dengan hadirnya tim penilai lomba perpustakaan tingkat Jawa Tengah. Kehadiran tim diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan guru untuk mengembangkan perpustakaan di masa depan. Dengan keberadaan perpustakaan yang baik, dan didukung minat baca yang baik, perpustakaan dapat menjadi pintu gerbang ilmu pengetahuan.

Sejak berdiri tahun 1999 perpustakaan SMA N 1 kutasari telah mengalami berbebagai kemajuan, dan Alhamdulillah pada tahun ini mendapatkan jaura 1 tingkat Kabupaten. Dan saya berharap dengan kedatangan tim penilai dapat menjadi perpustakaan terbaik di Jawa Tengah,” katanya.

Sedangkan Pengawas Pendidikan Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK), Nanik Indrianti mangatakan perpustakaan merupakan salah satu pusat pendidikan. Karenanya sekolah harus mampu mewadahi. Adanya penilaian lomba perpustakaan harapannya bukan bukan hanya memperdalam dan memperkaya koleksi perpustakaan namun lebih penting menumbuhkan minat baca.

Peningkatan minat baca bukan hanya untuk para siswa namun juga para gurunya. Para guru juga mempunyai kewajiban untuk selalu menyempatkan waktunya untuk berkunjung dan membaca di Perpustakaan,” katanya.

Sebelum penilaian lomba, kegiatan diawali dengan kesenian kenthongan yang di peragakan oleh 17 siswa dan dilanjutkan dengan penampilan tari Gambyong oleh 3 orang penari.


(Kabare Bralink/Dinkominfo)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis