Headlines News :
purbalingga
Home » , , » Mantap..! Mahasiswa Asal Purbalingga Kibarkan Merah Putih di Kancah Internasional

Mantap..! Mahasiswa Asal Purbalingga Kibarkan Merah Putih di Kancah Internasional

Written By Kabare Braling on Saturday, August 26, 2017 | 10:33 AM

PURBALINGGA - KISRON, mahasiswa PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya) asal Purbalingga kelahiran 5 September 1996 mempunyai cara khusus untuk keluar dari zona nyaman. Ia mencoba sesuatu hal baru yang berhasil mengibarkan bendera merah putih di kancah internasional bulan April lalu di Hartford, Connecticut, USA. Ia bersama tiga orang lainnya yang tergabung di tim EFFIRO (EEPIS FireFighting Robot) merupakan robot pada divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) kategori beroda yang berhasil menyabet juara 1, 2, 3 dan GPMP (Grand Performance Mastery Price) atau robot dengan performa terbaik.

Awalnya, Kisron diterima di dua perguruan tinggi, yaitu UB (Universitas Brawijaya) dan PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya) yang sama-sama mendapat beasiswa bidikmisi. Namun, ia mendapat restu dari orang tuanya untuk menimba ilmu di PENS. Di PENS sendiri mempunyai dua pilihan kegiatan non akademik yaitu robot dan organisasi. Sedangkan Kisron memutuskan untuk memilih tim robot, ia berharap bisa menambah ilmu yang nantinya akan digunakan di dunia kerja dan mencetak prestasi. Karena di Purbalingga sendiri juga belum banyak yang memahami tentang robotika jadi Kisron berkeinginan untuk memahami tersebut sehingga nantinya ilmu tersebut dapat diajarkan dan diterapkan di Purbalingga.

Menurutnya, untuk bisa tergabung bersama tim robot PENS tidaklah mudah. Sebab, persaingan sangat ketat dan PENS sudah terkenal dengan seringnya menjuarai kontes robot. Ia bersama dengan tim EFFIRO harus bersaing di tingkat regional sampai nasional terlebih dahulu hingga berhasil meraih juara satu yang menjadi syarat utama untuk terbang ke negeri Paman Sam itu. Untuk mempersiapkan diri di kontes yang bergengsi di Amerika pun dibutuhkan waktu yang sangat lama. Hambatan pun acap kali muncul namun Kisron bersama tim yakin dengan adanya kerjasama tim pasti hambatan sekecil apapun bisa diatasi.

“Karena bekerja dalam tim kekompakkan harus selalu dijaga, jika dalam suatu tim tidak terjalin hubungan yang baik maka tim tersebut tidak akan menjadi The Dream Team (Tim Impian) yang dapat mewujudkan segala mimpi-mimpi indah. Setiap usaha harus dilakukan dengan totalitas, tidak boleh setengah setengah. Sebab, hasil yang didapat akan sesuai dengan usaha yang telah kita lakukan. Setelah melakukan usaha dengan sebaik-baiknya, tidak lupa untuk menyerahkan semua usaha tersebut kepada Allah SWT karena setiap hal yang ada di dunia ini adalah milik-Nya. Tidak lupa untuk meminta rida dari orang tua, karena rida Allah adalah rida dari orang tua,” ungkap Kisron yang menjadi kunci keberhasilan.

Setelah keberhasilan ia dan tim menyabet juara, banyak penghargaan yang datang. Khususnya, PENS sendiri memberikan penghargaan berupa beasiswa S2 kepada Kisron dan tim untuk melanjutkan studi di PENS. Tidak hanya itu, dari pemerintah juga memberikan penghargaan yaitu pada Upacara Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei oleh Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi(Ristekdikti) yaitu bapak Mohammad Nasir. Tidak hanya itu, kemarin dalam rangka peringatan hari kemerdekaan RI yang ke 72, ia bersama tim dari PENS diundang untuk mengikuti acara Festival Prestasi Indonesia di Jakarta.

“Diacara tersebut Saya bertemu dengan 72 ikon prestasi Indonesia dari penjuru negeri, mulai dari pemain bulu tangkis Taufik Hidayat, atlet panjat tebing, seniman, guru besar dan orang-orang berprestasi lainnya. Seharusnya ada bapak Presiden yang menghadiri acara tersebut namun beliau tidak dapat hadir. Meski begitu, saya dapat bertemu dengan Presiden RI ke 5 yaitu Ibu Megawati Soekarno Putri dan wakil Presiden ke 6 Bapak Try Sutrisno serta beberapa artis papan atas seperti Erwin Gutawa, Gita Gutawa, Slank, Tulus, dan masih banyak lagi. Tidak ada kata lain selain ucapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan ini. Saya berharap, putra-putri Purbalingga juga dapat mengharumkan Indonesia dalam bidang apapun,” ungkapnya.

Sebagai mahasiswa, Kisron yang tinggal menyelesaikan dua semester lagi, ia mempunyai paradigma khusus mengenai peran mahasiswa itu sendiri. Menurutnya, mahasiswa mempunyai peran menjadi generasi penerus bangsa. Berbeda dengan siswa, mahasiswa tidak hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kepentingan sekolahnya saja namun juga ikut mengurusi sosial masyarakat dan bela negara. Sebagai seorang mahasiswa hal yang harus dilakukan adalah mengamalkan setiap ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan mulai dari ilmu akademik maupun non-akademik kepada masyarakat sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Untuk pemuda Purbalingga terutama mahasiswa yang merantau untuk melanjutkan studi di bangku perkuliahan jangan lupakan kampung halaman dimana kita dibersarkan di sana. Untuk pemuda yang berada di Purbalingga teruslah berkarya sesuai kemampuan kalian agar Purbalingga semakin maju dan tidak kalah dengan kota lainnya. Jangan sampai terlalu betah dengan zona nyaman karena itu adalah boomerang bagi kita,” pesan Kisron kepada pemuda Purbalingga di hari yang merdeka.

(Kabare Bralink/Istimewa)
Dikirim oleh : Umi Uswatun
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis