Headlines News :
purbalingga
Home » , » 'Molek Ngglatek Ketemu Dewek’ Antar FK Metra Purbalingga Juara 2

'Molek Ngglatek Ketemu Dewek’ Antar FK Metra Purbalingga Juara 2

Written By Kabare Bralink on Wednesday, August 23, 2017 | 12:51 PM

PURBALINGGA – Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Purbalingga yang merupakan binaan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Purbalingga berhasil meraih juara II tingkat Provinsi Jawa Tengah. Lomba yang diikuti 9 finalis FK Metra se-Jateng digelar di panggung budaya Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) di Semarang, Minggu (20/8) malam. Sebelumnya, pada babak penyisihan yang digelar di Kabupaten Brebes, FK Metra Purbalingga berhasil meraih juara I.

Dalam babak final tersebut, juara I diraih Kabupaten Karanganyar, sedang juara III diraih perwakilan FK Metra Kabupaten Rembang. Juara Harapan I – III masing-masing diraih Kabupaten Pekalongan, Grobogan, dan Kabupaten Magelang.

Atas keberhasilan itu, FK Metra Purbalingga mendapat piagam, tropi dan uang pembinaan. FK metra Purbalingga saat tampil membawakan lakon ‘Molek Ngglatek Ketemu Dewek’. Lakon itu menyesuaikan dengan tema yang diminta oleh panitia dari Dinkominfo Jateng ‘Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi’.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Purbalingga, Tri Gunawan, SH, MH mengungkapkan, FK Metra merupakan sarana menyalurkan pesan-pesan atau informasi kepada masyarakat luas melalui media tradisional. “Dinkominfo memiliki tugas untuk mensosialisasikan program pembangunan dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat, salah satunya melalui sarana media tradisional. Melalui FK Metra ini sekaligus untuk nguri-nguri budaya dan nilai-nilai yang ada di masyarakat,” kata Tri Gunawan, Selasa (22/8).

Sutradara pementasan Sutarko Gareng mengungkapkan, lakon‘Molek Ngglatek Ketemu Dewek’ menyiratkan makna jika seseorang pejabat atau pelayan masyarakat yang memiliki wewenang dan menyalahgunakannya serta bersikap koruptif akhirnya akan menanggung akibatnya sendiri. Mereka harus menghadapi tuntutan tindak pidana dan harus menanggung akibat untuk dipenjara. “Lakon itu kami sesuaikan dengan tema seleksi final FK Metra tingkat Provinsi Jawa Tengah,” kata Sutarko yang juga kepala SDN 1 Sidareja, Kecamatan Kaligondang.


Cerita itu mengisahkan seorang istri seorang Kepala Urusan (Kaur) Kelurahan mengeluhkan kondisinya yang dirasa kurang sejahtera dan tidak membahagiakan. Padahal, saat menikah dengan pejabat kelurahan, dia membayangkan bakal hidup berlebih. Namun apa daya, semua itu tidak terwujud karena penghasilan yang diterima suaminya tak cukup untuk membeli barang yang diinginkannya, seperti kalung dan gelang emas, serta handphone canggih. Tak betah berlama-lama 'menderita', dia menuntut suaminya agar bisa membelikan benda yang diinginkannya. Permintaan itu pun didukung anak perempuannya yang sudah remaja.

Pokokke kepriwe carane sore iki inyong kudhu nduwe,” ujar si istri dengan logat ngapak Banyumasan yang khas.

Gerah dengan tuntutan istrinya, Pak Kaur pun goyah. Dia yang semula tak mau menerima uang tambahan dari warganya, mulai mempersulit pengurusan administrasi di kampungnya. Mereka yang memberikan uang pelicin akan mendapat pelayanan lebih dengan percepatan pengurusan administrasi. Hingga suatu saat, warga melapor pada Lurah, dan Kaur pun mendapat teguran keras karena telah melakukan pungutan liar (pungli). Warga yang memberikan uang pun memeroleh teguran yang sama karena membuka peluang korupsi.

Melalui lakon itu, lanjut Sutarko, kami ingin mengajak kepada para pejabat untuk mematuhi aturan agar tidak melanggar tindakan korupsi seperti yang tertuang pada Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah dirubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

Yang menerima suap dan yang menyuap juga sama-sama harus menanggung akibat hukum, oleh karenanya masyarakat juga jangan sampai melakukan perbuatan yang melanggar undang-undang,” ujar Sutarko.

(Kabare Bralink/Hms)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis