Headlines News :
purbalingga
Home » , » Sundari Sukotjo Sangat Mendukung Regenerasi Musik Keroncong

Sundari Sukotjo Sangat Mendukung Regenerasi Musik Keroncong

Written By Kabare Braling on Monday, August 21, 2017 | 8:53 AM

PURBALINGGA – Bagi penggemar musik keroncong, nama Sundari Soekotjo tentu tidak asing lagi. Setidaknya sudah 40 tahun, wanita berparas ayu kelahiran 14 April 1965 ini tetap konsisten bergelut di dunia keroncong.

Perkembangan musik keroncong, khususnya bagi kalangan anak muda memang tidak sepesat aliran musik lain, oleh karenanya saya berkomitmen ingin terus mendorong perkembangan musik keroncong digemari kalangan generasi muda. Sudah saatnya estafet musik keroncong beralih ke kalangan muda,” kata Sundari Sukotjo saat berbincang-bincang sebelum tampil pada acara resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI di Pendapa Dipokusumo, Pemkab Purbalingga, Kamis (17/8) malam.

Sundari yang tampil membawakan delapan lagu mengaku bangga dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang getol ikut mendukung perkembangan musik keronjong.

Saat saya tampil diiringi grup keroncong ‘Harmoni Kerontjong Moeda’ yang semua anggotanya generasi muda, saya sangat bangga. Penampilan Trio Putri Keroncong yang membawakan medley lagu Indonesia semakin menunjukkan ternyata masih banyak anak-anak muda yang jatuh cinta dengan musik keroncong. Begitu juga saat berduet dengan gadis SMA, Az Zahra Syanda Salsabila, ternyata luar biasa,” ujar wanita yang memiliki nama lengkap Sundari Untinansih Soekotjo ini.

Dengan sejumlah lagu yang ditampilkan seperti Langgam Jembatan Merah, langgam Gambang Semarang, Gethuk, Keroncong Tanah Air, Rangkaian melati, Rek Ayo Rek, Kemesraan, mampu menghibur para pengunjung yang memenuhi pendopo Diposukumo.

Sundari Soekotjo mengungkapkan, beberapa kota sempat menggelar festival musik keroncong. Ia juga terus memperhatikan perkembangan musik keroncong di daerah.

Tahun depan, kami rencananya juga akan menggelar semacam festival keroncong khusus untuk anak-anak muda, saya akan undang kelompok pemusik keroncong dari Purbalingga ini,” ujarnya.

Ketika ditanya soal kota Purbalingga, Sundari mengaku sangat nyaman dan betah datang ke Purbalingga. Ia mengaku, begitu sampai di stasiun Purwokerto langsung disambut dengan baik, begitu juga saat menginap di Owabong Cottage. “Saya juga sempat mencoba kuliner sate Yani, rasanya khas dan empuk. Saya juga sempat dijamu Pak Bupati (Bupati Purbalingga Tasdi, SH, MM – red) sesaat sebelum pentas di pendopo. Disuguhi sate Yani juga, wah enak sekali rasanya,” ujar Sundari yang pernah mengajar di SMA 38 Jakarta.

Sundari yang lulusan pendidikan D-III IKIP Jakarta tahun 1987, dan sarjana musik Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2002 serta menempuh pendidikan pascasarajana dengan konsentrasi sumberdaya manusia, ternyata menurunkan bakat menyanyi keroncong kepada anak semata wayangnya, Intan Putri Permatasari.

(Kabare Bralink/Hms)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis