Headlines News :
purbalingga
Home » » Antara Nella Kharisma, Via Vallen dan Mie Instan

Antara Nella Kharisma, Via Vallen dan Mie Instan

Written By Kabare Braling on Sunday, March 11, 2018 | 10:17 PM

Foto : Facebook

Saat ini masyarakat Indonesia, terutama pecinta dangdut, pasti kenal dengan dua  tokoh besar di jagat dangdut , tak lain dan tak bukan adalah duo 'Queen of Dangdut Koplo' : Nella Kharisma dan Via Vallen. Keduanya layaknya Alfamart dan Indomart, ada dimana-mana. Dua-duanya juga punya fanbase militan yang jumlahnya saya yakin jutaan, Vianisty dan Nellamania.
Namun, sebagai pecinta mie instan, saya lebih suka mengibaratkan mereka berdua seperti Indomie dan Mie Sedaap. Bagi saya tidak dipungkiri lagi Mie Goreng paling enak ya Indomie, namun belum tentu Indomie kuah dapat mengalahkan gurihnya rasa Mie Sedaap Kari Special. Sama halnya dengan mereka berdua, walaupun sama sama bisa diibaratkan ratu dangdut  jaman now, tidak semua lagu yang mereka bawa akan enak dibawakan.
Ada kalanya versi Via vallen akan lebih enak bila dibawakan oleh Nella Kharisma, pun juga sebaliknya. Sedikit contoh ‘Pantai Klayar’ versi Via dengan Rgs Teta Record tak mungkin bisa dikalahkan nikmatnya dengan versi Nella. Namun lagu umat galau ‘Sayang 2’ yang dibawakan Nella Kharisma bersama DD Star Record tak akan enak bila disandingkan Sayang 2 versi Via Vallen yang terlalu banyak  ‘ho a ho e’ nya, kurang syahdu.
Contoh lain, ‘Kebacut Baper’ versi Via lebih bagus dari versi Nella dan lagu ‘Hitam Putih Fotomu’ sangat easy listening dalam versi Nella namun masih kurang dalam versi Via. Entah kenapa ditelinga saya, saat satu lagu enak dinyanyikan oleh salah satu dari mereka, lagu tersebut tak akan bisa lagi enak apabila dinyanyikan oleh salah satu yg lainnya.
Sebagai penikmat dangdut Koplo saya tentu saja tidak melupakan artis-artis runner up, layaknya Saraswati, Rere Amora, Jihan Audy  dan lianya. Sebagai penikmat mie, mereka ibarat seperti supermie, mie abc selera pedas dan mie suksess, yang beberapa varian rasanya tidak kalah maknyus dengan dua jawara mie instan Indonesia yang saya sebutkan diatas. Namun, mereka memang kalah pamor dengan duo Ratu Koplo.
Contoh,  ‘Tangise Sarangan’ yang dibawakan Saraswati sukses menggaet hati 3,1 juta pengguna youtube dan apabila disandingkan dengan versi Tangise Sarangan Via Vallen sama sama bagus, sampai saya bingung mau pilih yang mana. Rere Amora dan Jihan Audy pun sama, punya kalangan fans mereka sendiri sendiri dan rasa gurih khas mereka sendiri yang menurut saya pun patut untuk di apresiasi.
Selain mereka, masih banyak diluar sana artis-artis lokal "biduan kondangan" yang juga mempunyai kualitas yang mumpuni namun terhalang belum beruntung saja. Contoh lagu ‘Dalan Anyar’ saya menemukan versi "New Maharani" dengan langgam semi keroncong, sangat enak untuk dinikmati dan sangat cocok bahkan lebih bagus dari versi Via dan Nella. Pun sama halnya dengan ‘Pacobaning Urip’  versi duo ratu Dangdut koplo ataupun penyanyi yang sedang naik daun lainya tidak ada satu pun yang mendekati kualitas enaknya lagu tersebut yang dibawakan oleh Deva seorang biduan kondangan lokal.
Bagaimana saya ngibaratinnya ya? Mungkin seperti tukang Mie Dokdok dipinggir jalan yang enak kadang kala enak banget kali ya?
By : Guntur Hanafi

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis