Headlines News :
purbalingga
Home » » Asyik, SPP di SMAN 1 Purbalingga Turun

Asyik, SPP di SMAN 1 Purbalingga Turun

Written By Kabare Braling on Thursday, March 15, 2018 | 2:52 PM

SMA Negeri 1 Purbalingga

PURBALINGGA - Kabar gembira bagi orang tua siswa di SMA Negeri 1 Purbalingga. Pasalnya, Sumbangan  Peran Serta Masyarakat (PSM) atau biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang dibayarkan setiap, mulai 1 Januari 2018, turun Rp 50 rb – Rp100 rb. Bahkan, dari 1.182 siswa, ada 154 siswa yang tidak dikenai biaya seper pun alias gratis sampai tamat. Meskipun demikian, pihak sekolah menjamin kualitas pendidikan di SMA favorit ini tetap terjaga, bahkan terus ditingkatkan.

"Penurunan  SPP karena Pemerintah Provinsi Jateng  mulai 1 Januari 2018  mengucurkan dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP) untuk SMA/SMK, dan Sekolah Luar Biasa. Termasuk SMAN 1 Purbalingga tahun 2018 ini menerima kucuran BOP dari Provinsi sebesar Rp 904 juta,"  ujar kepala SMAN 1 Purbalingga, Drs.Kustomo pada rapat dengan jajaran Komite SMAN 1 Purbalingga, di SMAN 1 Purbalingga, Selasa (13/3).

Seperti diketahui, sejak 2017, kewenangan pengelolaan SMA/SMK dialihkan dari kabupaten/kota ke Provinsi sehingga pendanaan pun menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Jateng.

Menurut Kustomo, pada tahun  2017/2018 ini, SMAN 1 memiliki 1.182 peserta didik atau siswa. Dana operasional yang dibutuhkan setiap tahun Rp 3,9 milyar. Dana itu berasal dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Sumbangan  Peran Serta Masyarakat (PSM) yang dikumpulkan melalui persetujuan orang tua siswa bersama Komite SMAN 1 Purbalingga. Untuk dana BOS, setiap siswa menerima 1,4 juta/tahun sehingga total BOS yang diterima Rp 1,6 Milyar.

"Kekurangannya sebesar Rp 2,3 milyar dipenuhi dari sumbangan  PSM. Untuk memenuhi kekurangan itu, SPP setiap siswa yang dibayarkan setiap bulan bervariasi,tergantung kemampuan ekonomi orang tua masing-masing. Namun berkisar Rp 0 sampai tertinggi Rp 225 ribu,"ujar Kustomo.

Kustomo menjamin, meskipun pembayaran SPP menurun,  namun kualitas pendidikan di SMAN 1 Purbalingga , tetap terjaga. Bahkan, pihaknya bertekad untuk terus meningkatkan kualitas lulusannya. "Target kualitas lulusan kami, 75 persen diterima di perguruan tinggi negeri (PTN),” tegas Kustomo.

Pada lulusan 2016/2017 lalu, dari 397 siswa lulus yang diterima di PTN baik lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau jalur undangan dan jalur seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur mandiri di setiap PTN, ada 289 siswa. Mereka tersebar diterima di UGM, UI, ITB, Unpad, Unnes, UNY, Unsoed, Unair, Unibraw dan sebagainya.  Sementara 60 siswa lainnya diterima di pendidikan kedinasan, seperti STAN, STIS, STTD,STPDN dan politeknik Kesehatan serta PTS.

“Melihat data itu, target kami tercapai 79 persen lebih, atau terlampaui. Ini menunjukkan bahwa kualitas lulusan SMAN 1 Purbalingga mampu bersaing dengan lulusan SMA-SMA lainnya dari berbagai kota di Indonesia, " tegas Kustomo. (KB)

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis