Headlines News :
purbalingga
Home » » Hardiknas 2018 Merupakan Momentum Hubungan Erat Antara Pendidikan dan Kebudayaan

Hardiknas 2018 Merupakan Momentum Hubungan Erat Antara Pendidikan dan Kebudayaan

Written By Kabare Braling on Wednesday, May 2, 2018 | 7:47 PM

PURBALINGGA – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang ditetapkan pada setiap tanggal 2 Mei, adalah tanggal kelahiran salah satu tokoh pendidikan Nasional Indonesia yaitu Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau dikenal dengan Ki Hajar Dewantara. Dan peringatan Hardiknas tahun 2018 adalah momentum merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan  .

“Mengambil tema menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan, peringatan kali ini kita jadikan refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan dan tema Hardiknas 2018 sesuai amanat Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003 Bab I Pasal 1 ayat 2 bahwa pendidikan nasional kita berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar pendidikan nasional,” demikian disampaikan Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH MM. membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI saat upacara peringatan Hardiknas tahun 2018 di alun-alun Purbalingga, Selasa (02/05).

Bupati melanjutkan, dalam UU Sispenas tersebut terjadilah titik temu antara pendidikan dan kebudayaan, yaitu jika kebudayaan telah menghujam kuat di dalam tanah tumpah darah Indonesia maka akan subur dan kukuh pulalah bangunan pendidikan nasional. Posisi kebudayaan nasional sebagai ruh, pemberi hidup dan penyangga bangunan pendidikan nasional dipertegas posisinya dengan disahkannya UU No. 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.

“Oleh sebab itu, kebudayaan yang maju adalah prasyarat yang harus dipenuhi jika ingin pendidikan nasional tumbuh subur, kukuh dan menjulang,” kata Bupati.

Selanjutnya Bupati menyampaikan, Indonesia mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai Negara adidaya (super power) kebudayaan, maka kita harus terus menggali kekayaan budaya Indonesia, melestarikan dan mengembangkannya demi terwujudnya Indonesia yang benar-benar adikuasa di bidang kebudayaan dan pemajuan kebudayaan memerlukan langkah strategis berupa upaya-upaya perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Bersamaan dengan pembangunan insfrastruktur pendidikan dan kebudayaan, Pemerintah juga melakukan penguatan sumber daya manusia (SDM) agar menjadi modal yang andal dan siap menghadapi perubahan zaman yang melaju kencang, kompleks, tak terduga dan multi arah. Dalam penguatan SDM tersebut terbentang tantangan internal yaitu pada gejala tergerusnya ketajaman akal budi dan kekukuhan mental, sedangkan tantangan eksternal muncul dari perubahan dunia yang sangat cepat dan kompetitif.


“Kita diwajibkan terus berikhtiar meneguhkan pentingnya penguatan pendidikan karakter dan literasi dan mengamanahkan gerakan pendidikan dibawah satuan pendidikan memperkuat karakter peserta didiknya melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan melibatkan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat,” kata Bupati.

Upacara peringatan Hardiknas tahun 2018 tingkat Kab. Purbalingga yang dihadiri segenap Forkopimda Purbalingga, diikuti gabungan ASN dari sejumlah OPD, guru dan pelajar. Dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan penghargaan berupa piala dan piagam kepada para juara lomba pemilihan guru, Kepala Sekolah berprestasi, Petugas Perpustakaan berprestasi dan Koordinator Tata Usaha berprestasi tingkat Kabupaten Purbalingga. Sebelumnya, Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada tokoh pendidikan Kabupaten Purbalingga yaitu Soedino, SE., Trisnanto Srihutomo, BE. S.Pd., Heny Ruslanto, SE. dan Drs. Suyitno. 

(Kabare Bralink/Hms)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis