Headlines News :
purbalingga
Home » » Dulu Ditertawakan, Kini Banyak Sekolah yang Melakukan Study Banding ke Sekolah Ini

Dulu Ditertawakan, Kini Banyak Sekolah yang Melakukan Study Banding ke Sekolah Ini

Written By Kabare Braling on Tuesday, December 4, 2018 | 12:36 PM


PURBALINGGA - Melalui konsep Spendak Wispalingga (SMP Negeri 2 Karangreja Wisata Pendidikan Adiwiyata Purbalingga), SMP N 2 Karangreja menatap sekolah Adiwiyata tingkat nasional. Hal tersebut disampaikan kepala SMP N 2 Karangreja, Riswanto saat ditemui di ruangannya, Senin (3/12) mengenai kesiapan sekolah tersebut untuk mengembangkan diri guna menuju sekolah adiwiyata tingkat nasional.

Riswanto mengatakan, konsep sekolah adiwiyata harus dibungkus menjadi tempat wisata edukasi agar menjadi stimulus sekolah lain khususnya di Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, sekolah yang dia pimpin ingin selangkah maju di depan dengan cara mengembangkan konsep tersebut di tengah trend sekolah adiwiyata yang juga terjadi di Purbalingga.

Kami punya mimpi sekolah ini menjadi tujuan wisata edukasi tentang pemanfaatan lahan atau pun pemanfaatan limbah. Kami ingin sekolah-sekolah di Purbalingga menengok kesini guna melihat apa yang telah kami lakukan sehingga kami menjadi sekolah adiwiyata,” kata Riswanto.


Apa yang telah dicapai SMP N 2 Karangreja hingga menjadi sekolah adiwiyata tingkat Provinsi merupakan kerja keras semua pihak secara marathon. Sekolah yang awalnya terlihat apa adanya dan terkesan kumuh berhasil disulap menjadi sekolah yang nyaman. Riswanto mengaku perlu waktu 18 bulan untuk mengubah sekolah itu menjadi seperti sekarang.

Perlu waktu 18 bulan. Ini berkat kerja keras semua pihak khususnya para guru dan siswa yang bahu membahu menjadikan sekolah ini menjadi seperti sekarang,” imbuhnya.

Saat disinggung mengenai pendanaan, dia mengaku hanya memanfaatkan bahan baku yang ada di sekitar sekolah sehingga biaya yang dikeluarkan tidak besar. Kini, banyak sekolah yang telah melakukan study banding ke SMP N 2 Karangreja. Tercatat sampai dengan bulan November ada 10 kelompok yang melakukan study banding di antaranya SMP N 1 Padamara, SMP N 2 Karangmoncol, SMP N 4 Karangmoncol, SMP N 2 Kemangkon, SMP N 1 Mrebet, SMP N 2 Mrebet, SMP N 2 Purbalingga, DKR Kwaran Karangreja, Kepala Sekolah dan Guru SD di lingkungan Kecamatan Karangreja, Siswa-siswi SD di lingkungan Desa Kutabawa dan Serang.

Dulu sekolah kami ditertawakan ketika baru akan merintis sekolah adiwiyata. Sekarang banyak sekolah yang melakukan study banding ke sekolah ini,” pungkasnya.

(Kabare Bralink/Hms)

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Bralink - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis